Hebat, Dosen ITB Ciptakan Alat Pengubah Sampah Plastik jadi Minyak Tanah

Plastik akan mencair dan berubah menjadi gas yang kemudian mengalir melalui pipa melewati kondensor.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
JULIA ALAZKA
Kompor menyala menggunakan bahan bakar minyak hasil olahan sampah plastik. 

Dari sisi keamanan, penggunaan minyak sampah plastik memiliki risiko yang sama dengan minyak tanah. Pandji mengingatkan, setiap bahan bakar memiliki risikonya masing-masing sehingga masyarakat harus selalu berhati-hati dalam menggunakannya.

"Saya tidak berani bilang ini sepenuhnya aman, tidak berbahaya. Pasti risikonya ada. Tapi kalau dilihat dari manfaatnya ada dua lalat yang tertangkap dengan sekali tepuk. Dari sisi energinya dan dari sisi sampahnya," ujar dia.

bbm, minyak

Bahan bakar minyak dari bungkus mi instan yang dihasilkan melalui proses pirolisis/JULIA ALAZKA.

'Jangan hanya uji coba'
Bagaimana tanggapan masyarakat jika sampah plastik yang penggunaannya mirip dengan minyak tanah dipasarkan?

Seorang pedagang jagung kukus, Eman Sulaeman, menyambut baik apabila minyak sampah plastik dipasarkan. Apalagi jika harganya hanya Rp5.000 per liter.

Menurutnya, harga tersebut terjangkau dan lebih murah dari harga elpiji yang dibelinya dengan harga Rp 18.000 hingga Rp25.000 per tabung.

Maman juga mendukung produksi minyak sampah plastik lantaran bisa mengurangi sampah. Namun, pria berusia 40 tahun itu berpesan agar hal ini tidak sebatas uji coba.

"Jangan sampai hanya uji coba, harus dijalani, (barangnya) mudah dicari, bahannya bagus, pasti dipakai masyarakat. Apalagi dengan harga murah, masyarakat juga pasti beralih ke harganya yang murah," tutur Eman.

Pendapat yang sama juga diutarakan Maman, seorang pedagang gorengan. Maman memang menunggu alternatif bahan bakar lain selain elpiji, yang murah dan mudah dicari.

Maman mengaku antusias jika harga minyak sampah plastik dibandrol Rp5.000 per liter.

"Luar biasa itu. Bagus sekali (kalau harganya Rp 5000). Kalau ini (elpiji) kan bisa nyampe Rp25.000 di eceran, bahkan udah jarang. Boleh lah kalau ada (minyak sampah plastik)," ungkap pria 33 tahun itu.

Artikel ini sudah tayang di bbc news indonesia berjudul: Ilmuwan ITB ubah bungkus mi instan menjadi bahan bakar minyak

Sumber: bbc
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved