Priscilla, Petarung MMA Wanita Berdarah Batak: Satu Hari Saya Akan Jadi Juara Dunia
Priscilla tetap akan memberikan penampilan terbaiknya dan tidak memberikan kesempatan kepada lawannya secuilpun.
“Saya bukan tipe yang gampang menyerah terhadap masa depan. Banyak orang yang gagal setelah mengalami kekalahan, saya tidak seperti itu orangnya.”
“Ketika saya gagal, itu justru memberikan saya pandangan yang berbeda terhadap diri saya. Sepeti cermin, ketika saya bisa melihat diri saya dengan jernih maka hal tersebut membuat saya semakin pribadi yang kuat,” tambah Priscilla.
Priscilla akan mempertahankan momentumnya pada laga berikutnya melawan petarung dari Filipina, Rome Trinidad yang dijadwalkan pada tanggal 12 Mei 2018 dalam laga ONE: GRIT AND GLORY di Jakarta Convention Center (JCC).
Dalam laga selanjutnya tersebut, Priscilla tetap akan memberikan penampilan terbaiknya dan tidak memberikan kesempatan kepada lawannya secuilpun.
“Saya selalu belajar dari kekalahan,” kata dia.
“Kalah bisa menjadi pil pahit tetapi bisa juga menjadi teman terbaik kita kadang-kadang. Rasanya memang tidak enak kalau kalah, tetapi itu bisa memberitahu kita apa yang seharusnya bisa dilakukan dikemudian hari sehingga bisa tampil lebih baik lagi.”
Terdapat ambisi yang memenuhi dirinya termasuk berlaga di Kejuaran Dunia ONE Women’s Atomweight yang didambakannya.
Walaupun Priscilla menyadari kalau hal tersebut membutuhkan waktu dan pengalaman yang lebih untuk meraih mimpinya, dia tetap akan memberikan penampilan terbaiknya dalam panggung dunia di ONE: GREAT AND GLORY nanti.
“Saya suka ketika saya menghadapi peluang dan membuktikan kalau yang skeptis terhadap saya itu salah. Saya di sini dengan tujuan. Suatu hari, saya akan menjadi juara dunia. Dan saya akan menggunakan kesempatan ini menjadi peluang bagi wanita lainnya dari Indonesia,” pungkasnya. (Umar Widodo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/priscilla-hertati-lumban-gaol_20180226_123208.jpg)