Bocor di Dunia Maya, Tak Disangka Begini Rupanya Perlakuan Polisi pada Napi Teroris
Belakangan Iwan Sarjana dilepaskan napi dalam kondisi hidup dan langsung dibawa ke rumah sakit.
"Menyerah atau menghadapi serbuan dari aparat keamanan Indonesia. Tidak ada negoisasi kepada
mereka," tegas Menkopolhukam Wiranto kepada wartawan.
Akhirnya, satu persatu tahanan dan napi teroris keluar dari rutan Mako Brimob dan diperiksa
anggota Brimob.
Tidak tampak perlakuan kasar terhadap napi teroris tersebut.
Napi wanita diperiksa oleh polwan secara wajar dan manusiawi.
Baca: Suka Mendadak Berubah Duka, Pernikahan Murid SD Batal Diganti Jadi Sunatan, Sang Ibu Pingsan
Baca: Menapaktilasi Kisah Annisa Trihapsari yang Menikah di Umur 16 Tahun dengan Cucu Soeharto
Baca: Viral, Tak Ada yang Masalah Dilihat Sepintas, Dekorasi Pernikahan Ini Ternyata Banyak Keanehan
Baca: Menyasar Gugatan HTI yang Ditolak, Faizal Assegaf Sebut Yusril Gagal Jadi Bapak Radikalis
Baca: Suka Mendadak Berubah Duka, Pernikahan Murid SD Batal Diganti Jadi Sunatan, Sang Ibu Pingsan
Baca: Menilik Sosok Pria Penyiram Bensin yang Membakar Kekasihnya Dellisa Ayu Hidup-hidup
Bahkan, dari foto yang beredar di internet, tampak sejumlah napi senyum dengan aparat Brimob yang memeriksa mereka.
Padahal, sebelumnya pada Selasa (8/5/2018) malam hingga Rabu (9/5/2018), kekerasan hingga berujung
pembunuhan terjadi di Mako Brimob.
Sebanyak 5 anggota Brimob gugur dalam bertugas.
Mereka mengalami luka parah di sekujur tubuh sehingga menyebabkan 5 anggota Brimob itu mengembuskan napas terakhir.
Polwan yang bertugas pun tak luput dari penyerangan dari napi hingga sejumlah giginya rontok.
Sedangkan satu anggota Brimob, Bripka Iwan Sarjana sempat disandera oleh napi selama beberapa jam.
Bahkan rekaman suara diduga Bripka Iwan Sarjana beredar di internet.