Breaking News

Ramadan 1439 H

Serunya Ngabuburit Sembari Wisata Religi di Maha Vihara Maitreya

Selain menjadi tempat berfoto yang indah, Anda juga akan melihat bagaimana keberagaman masyarakat Kota Medan bisa menyatu di sini.

Penulis: Liska Rahayu |
TRIBUN MEDAN/LISKA RAHAYU
Suasana Maha Vihara Maitreya di Komplek Cemara Asri. Setiap sore, tempat ini selalu ramai dikunjungi.  

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Ada banyak cara yang dilakukan orang-orang untuk menunggu bedug magrib tiba. Misalnya, berkumpul dengan teman-teman sambil berfoto-foto di tempat yang asri. 

Nah, Anda yang ingin mencari tempat ngabuburit dengan suasana hijau, mungkin komplek perumahan Cemara Asri di Jalan Cemara Boulevard, Medan Estate, Percut Sei Tuan bisa menjadi pilihan.

Selain menjadi tempat berfoto yang indah, Anda juga akan melihat bagaimana keberagaman masyarakat Kota Medan bisa menyatu di sini.

Selama ini, komplek Cemara Asri memang banyak dikunjungi karena pemandangannya yang bagus. Maka tak jarang pula tempat ini dijadikan sebagai area photo session bagi beberapa komunitas. 

Di bulan Ramadan, tentunya Komplek Cemara Asri juga menjadi objek ngabuburit keluarga maupun anak-anak muda. Apalagi di tempat ini terdapat vihara terbesar di Asia Tenggara, yakni Maha Vihara Maitreya.

Misalnya saja Dita, pengunjung asal Medan Marelan ini tampak bergantian mengambil foto bersama temannya, dengan latar belakang Maha Vihara Maitreya. Kepada Tribun Medan, ia mengaku sedang ngabuburit menunggu acara buka bersama dengan teman-temannya yang lain.

“Ke sini sama kawan-kawan, ngabuburit. Sekalian buka bersama. Jadi nunggunya di sini aja,” katanya, Jumat (1/6/2018).

Dita mengaku memilih menunggu alias ngabuburit di Maha Vihara Maitreya karena lokasinya yang bagus untuk dijadikan tempat berfoto. Ia sudah pernah ke tempat itu sebelumnya, namun jarang. Dikatakannya, dia menyukai loksai tersebut karena masih hijau, alias banyak pohonnya.

“Daerah ini cantik, banyak pohonnya. Jadi bisa duduk-duduk santai, enak,” katanya.

Di Maha Vihara Maitreya, pengunjung diperbolehkan mengambil foto, asal tidak mengganggu orang-orang yang sedang beribadah. Setiap sore, vihara ini seperti menjadi tempat bermain, sebab di halamannya yang luas, banyak sekali anak-anak, bahkan dewasa yang bermain di sana. Ada yang bermain sepeda, sekuter atau hanya duduk-duduk saja sembari mengobrol.

Menurut prasasti yang terdapat di depan vihara, Maha Vihara Maitreya diresmikan pada 21 Agustus 2008 oleh Gubernur Sumut masa itu, yaitu H Syamsul Arifin. Tempat ini telah dikukuhkan sebagai salah satu objek wisata religi yang patut dikunjungi wisatawan. Berdasarkan informasi yang didapat melalui brosur, tempat ini dibangun di atas lahan seluas 2 hektar dengan tiga gedung utama, serta memiliki areal bebas parkir. Vihara ini didesain dengan perpaduan arsitektur bergaya oriental dan modern.

Uniknya, tempat ini juga memiliki kafe dan resto. Tidak hanya itu, Maha Vihara Meitreya juga memiliki souvernir shop. Di bangunan yang luas itu, terdapat berbagai macam ruangan, misalnya perpustakaan, auditorium, sky room, convention hall dan taman bermain anak-anak.

Tak kalah cantik dengan gedung utama, di tempat ini Anda bisa melihat ikan-ikan koi di Taman Kolam Avalokitesvara. Di sini, Anda bisa menyaksikan sekelompok ikan koi yang berenang dengan leluasa. 

Pemandangan ini bisa membuat pikiran lebih rileks dan penuh kesejukan. Ada juga jembatan kebahagiaan dan kesehatan di dalam area rekreasi. Area ini dibuka untuk umum dan Anda bisa berfoto di sini. Namun sayangnya, saat Tribun Medan berkunjung, tempat ini sedang ditutup untuk umum karena sedang direnovasi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved