Liga 1

Keistimewaan Laga PSMS Medan-Persib Bandung Buat Jajang Sukmara

Untuk kali pertama, Jasuk, sapaan Jajang Sukmara, akan berhadapan dengan Persib, klub tempatnya memulai karier.

ABDI PANJAITAN/BOLASPORT.COM
Jajang Sukmara (kiri) akan berjumpa mantan klubnya, Persib Bandung. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Pertandingan PSMS kontra Persib di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6) malam, akan jadi laga yang istimewa tidak saja bagi seluruh suporter kedua klub, tetapi juga pemain.

Khususnya Jajang Sukmara. Untuk kali pertama, Jasuk, sapaan Jajang Sukmara, akan berhadapan dengan Persib, klub tempatnya memulai karier.

Jasuk masuk skuat Persib Junior di tahun 2005. Setelah sempat berkostum Saint Prima, tahun 2008 dia kembali dipanggil kembali untuk memperkuat Persib U-21.

Lepas dari tingkat junior, Jasuk mengawali langkah di kancah sepakbola profesional dengan bergabung bersama PSGC Ciamis. Dua tahun berselang, dia balik ke Persib dan menjadi bagian dari skuat Maung Bandung --julukan Persib-- selama enam musim.

Walau lama di Persib, Jasuk tidak mendapatkan banyak menit bermain. Dia tak selalu mendapat tempat di skuat utama.

Hanya bermain di 35 pertandingan dan mencetak tiga gol. Satu di antara sebab yang mendorong kepindahannya ke PSMS --selain keberadaan Djajang Nurdjaman, mantan pelatih Persib yang menjadi komandan di PSMS.

Menyikapi laga besok malam di Teladan, Jasuk mengatakan dirinya sangat siap dan sangat termotivasi.

"Nama saya mulai dikenal di liga profesional karena Persib. Saya bersama mereka enam tahun, plus dua tahun di tim muda. Kecuali yang baru-baru, saya kenal semua pemain di sana. Besok, jika masih dipercaya pelatih, saya akan main di sisi yang berseberangan, dan saya siap karena saya profesional," katanya pada Tribun di Medan, Minggu (3/6).

Sebagai bek sayap kiri, Jasuk akan berhadapan dengan gelandang-gelandang sayap kanan Persib yang cepat.

Supardi sudah terbebas dari sanksi. Namun belum ada kepastian apakah dia akan diturunkan Pelatih Kepala Persib, Mario Gomez. Meski begitu, di sana masih ada Ghozali Muharam Siregar. Bukan hanya cepat dan tajam, Ghozali paham betul karakter permainan PSMS. Sejak tahun 2010 di memperkuat Pro Titan dan Pro Duta, yang kerap berlaga melawan PSMS.

"Mereka tim yang bagus. Sebagaimana klub-klub kuat lainnya, tentu, bukan hal mudah untuk meraih kemenangan. Namun, kita akan berupaya dengan keras. Tidak ada kata lengah dan harus gas full di lapangan," ujarnya.

Serupa Jasuk, Pelatih Kepala PSMS, Djajang Nurdjaman (Djanur), juga dihadapkan pada situasi serupa. Kenangan dan romantisme. Namun, sebagaimana Jasuk pula, Djanur menyebut dirinya akan berlaku profesional.

"Jika sudah di lapangan, siapapun yang berbeda kostum adalah lawan. Karena itu, bagi saya, bertemu Persib rasanya biasa saja, seperti bertemu dengan klub-klub lain. Cuma memang, terhadap mereka saya respek, karena memang karier saya bagus bersama Persib," ucapnya.

Bakal Berlangsung Keras

Pelatih Kepala PSMS, Djajang Nurdajaman (Djanur), memperkirakan pertandingan melawan Persib Bandung bakal berlangsung keras.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved