Pelayanan Lambat dan Wajib Bayar Adminitrasi, Warga Sebut Kantor Disdukcapil Medan Juga Mirip Pasar
Sementara pegawai negeri lainnya seakan diberi keistimewaan. Mereka tidak perlu mengantre dan dapat mengurus melalui oknum pejabat terkait
Tayang:
Penulis: Liska Rahayu |
TRIBUN MEDAN/ Liska Rahayu
Suasana Kantor Disdukcapil Medan di Jalan Iskandar Muda yang ramai, Rabu (4/7/2018). Seorang warga bahkan mengatakan riuhnya kantor Disdukcapil mengalahkan pasar tradisional.
"Itu pun tidak dapat juga selesai hari itu juga. Akta lahirnya bisa diambil tanggal 12 Juli 2018, terpaksa pulang lagi. Padahal sudah setengah hari saya di sana," ujarnya.
Saking kesalnya, Waty pun menganalisis pendapatan Disdukcapil Medan. Ia memprediksi, dengan membayar Rp 10.000 per orang setiap harinya, maka diperkirakan dihasilkan puluhan juta setiap harinya.
"Kalau ratusan orang setiap hari dikali 10.000 rupiah banyak juga pendapatan Disdukcapil ini, kemana aja uang itu semua ya," katanya.
(cr5/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/disdukcapil_20180704_213244.jpg)