Awas Tertipu di Restoran Apung Bagan Percut, Beli Udang Besar disajikan Udang Kecil
Apa jadinya bila lokasi wisata kuliner dijadikan tempat penipuan oknum-oknum yang memanfaatkan kepolosan para wisatawan?
Penulis: Victory Arrival Hutauruk |
"Tadi waktu berdebat pengunjung sebelah juga mengaku tertipu dengan hidangan yang diberikan pihak restoran sebanyak 6 kg udang. Padahal ia mengaku harga udang tersebut berbeda jauh dari udang yang dihidangkan," terangnya.
Selain merasa tertipu, ia juga mengeluhkan harga dari biaya restoran juga tidak masuk akal.
"Bayangin harga 4 potong kecil pepaya 10 ribu, harga 4 potong nenas 10 ribu, mentimun 10 ribu, sayur satu mangkung 10 ribu. Total kami hanya memasak terkena hingga 170 ribu," tuturnya.
Usai berdebat, ia mengaku mendapat diskriminasi dari pihak restoran yang tak senang mendapat protes dari pembeli. "Tadi beberapa laki-laki pekerja disitu langsung datangi kami sekeluarga tanya-tanya dengan nada tinggi. Lalu ketika mau pulang boat kami sengaja dibuat lama,"
Terakhir, ia berharap hal tersebut tak boleh terulang kepada pembeli lainnya. Disini butuh peran pemkab setempat untuk bisa mengelola lokasi wisata untuk membuat wisatawan merasa tak tertipu.
"Ini membuat kapok datang kemari lagi, padahal tempat ini bagus. Tapi ada oknum yang membuat tempat ini jadi tempat penipuan. Pemkab setempat harusnya bisa mengatasi ini membuat harga yang sama untuk semua biaya wisata. Para pelaku usaha juga harus diawasi. Banyak ," pungkasnya.
Namun, pekerja restoran yang tak inginkan disebut namanya berdalih bahwa rumah makannya tak mengganti makanan dari tangan pelanggan.
"Mana ada tidak ada kami ganti, itu yang dikasih kami masak. Mungkin itu penjual di tempat pelelangan yang mengganti udangnya," tuturnya dengan nada tinggi.
(cr10/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lokas_20180708_161336.jpg)