Fakta Penyelamatan 13 Remaja Terjebak dalam Goa 14 Hari, Gak Disangka Cara Mereka Bertahan Hidup

13 remaja terjebak di dalam goa Tham Luang sejak 13 Juni lalu. Secara bertahap, satu per satu diselamatkan.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Channel NewsAsia
13 remaja terjebak dalam goa Tham Luang, satu per satu diselamatkan 

 Kepala pelatih tim sepak bola di Thailand menghabiskan pagi pada 23 Juni 2018 untuk menyiapkan asisten mudanya menjalankan tugas pentingnya, yaitu menjaga para remaja tanpa pendampingan dari senior lainnya.

Kepala pelatih tim sepak bola bernama Moo Pa, Nopparat Khanthavong (37), memilik janji pada pagi itu dengan Ekapol Chanthawong, asistennya.

Ekapol bertugas untuk membawa anak-anak yang lebih muda ke lapangan bola di dekat pegunungan Doi Nang Non.

Untuk menuju ke sana, mereka harus melewati wilayah dipenuhi banyak air terjun dan gua di perbatasan Thailand-Myanmar.

"Pastikan Anda mengendarai sepeda di belakang mereka saat kalian bepergian, sehingga kalian dapat tetap waspada," tulisnya dalam pesan Facebook yang dia tunjukkan kepada The Washington Post.

Tim penyelamat saat masuk dalam goa
Tim penyelamat saat masuk dalam goa (Public Radio International)

Beberapa jam setelah, sebuah peristiwa yang terjadi pada mereka membuat dunia tercengang. Mereka hilang setelah hujan lebat menyebabkan banjir di dalam goa.

Pencarian dan penyelamatan dramatis dilakukan untuk menemukan 13 remaja dan Ekapol dalam keadaan hidup, setelah 9 hari terjebak di dalam goa. Mereka ditemukan dalam keadaan berkerumun pada satu area kecil yang berlumpur dan dikelilingi banjir.

Perhatian terfokus pada satu-satunya orang dewasa di kelompok itu, seorang mantan biksu berusia 25 tahun yaitu Ekapol.

Baca: 5 Menantu Cantik Keluarga Bakrie di Antaranya Nia Ramadhani dan Rosalindynata Gunawan

Pria tersebut menjadi sorotan tentang perannnya dalam kesulitan dan kelangsungan hidup kelompok remaja selama di goa.

Beberapa mengecam Ekapol karena memimpin perjalanan tim sepak bola remaja ke dalam goa, meski ada tanda peringatan besar di pintu masuk goa tentang risiko pada musim hujan.,   

Yatim piatu

Namun, banyak juga warga di Thailand yang memberi dukungan kepada Ekapol untuk tetap menjaga anak-anak bertahan di dalam goa.

Dia menjalani kehidupan sebagai seorang biksu pada tiga tahun lalu, kemudian dia bergabung pada tim sepak bola Moo Pa sebagai asisten pelatih.

Di media sosial, dia digambarkan dalam gambar animasi dengan duduk bersila, seperti meditasi yang dilakukan oleh para biksu. Pada gambar itu, ada 12 babi hutan kecil (Moo Pa) di lengannya.

Tim sepak bola remaja Thailand berada dalam kondisi yang baik dan sehat, setelah terjebak di dalam goa sejak 23 Juni 2018. (Facebook/AL Thailand)
Tim sepak bola remaja Thailand berada dalam kondisi yang baik dan sehat, setelah terjebak di dalam goa sejak 23 Juni 2018. (Facebook/AL Thailand)

Menurut petugas penyelamat, Ekapol dalam kondisi paling lemah dalam kelompok itu.

Baca: Potret Pernikahan Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara Nikah yang Disaksikan Orang Suci Bhutan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved