Fakta Penyelamatan 13 Remaja Terjebak dalam Goa 14 Hari, Gak Disangka Cara Mereka Bertahan Hidup
13 remaja terjebak di dalam goa Tham Luang sejak 13 Juni lalu. Secara bertahap, satu per satu diselamatkan.
Hal itu dikarenakan dia memberi anak-anak jatahnya untuk makanan dan air yang terbatas, yang mereka bawa dalam perjalanan.
Dia juga mengajarkan anak-anak cara bermeditasi dan menghemat energi sebanyak mungkin sampai dapat ditemukan.
"Jika dia tidak ikut dengan mereka, apa yang akan terjadi pada anak saya?" kata Pornchai Khamluang, seorang ibu dari seorang remaja yang terjebak di goa.
"Ketika dia keluar (dari goa), kita harus menyembuhkan hatinya. Ek (Ekapol) tersayang, saya tidak akan pernah menyalahkanmu," imbuhnya.
Ekapol merupakan seorang yatim piatu yang kehilangan orangtuanya pada usia 10 tahun.
Kemudian dia dilatih menjadi biksu tetapi meninggalkan biara untuk merawat neneknya yang sakit di Mae Sai, Thailand utara. Di sana, dia membagi waktunya antara bekerja di kuil dan melatih tim Moo Pa yang baru dibentuk.
Dia menemukan kekuatan dalam diri anak-anak yang tumbuh dalam kemiskinan, etnis minoritas, atau bahkan tanpa kewarganegaraan.
"Dia menyayangi mereka lebih dari dirinya sendiri," kata Joy Khampai, teman lama Ekapol.
Dalam surat yang ditulisnya dan dirilis oleh AL Thailand, Ekapol menyampaikan permintaan maaf.
"Untuk semua orangtua, semua anak-anak kalian masih baik-baik saja. Saya berjanji akan menjaga mereka dengan baik," tulisnya.
"Terima kasih atas semua dukungan dan saya mohon maaf kepada para orangtua," imbuhnya.
Operasi penyelamatan tim sepak bola remajaThailand yang terjebak di goa kembali ditangguhkan usai empat anak dapat dikeluarkan pada hari kedua.
Misi penyelamatan empat anak dan seorang pelatih mereka yang masih terjebak di dalam Goa Tham Luang akan dilanjutkan pada Selasa (10/9/2018).
Melansir dari Channel News Asia, hingga Senin (9/7/2018) malam waktu setempat delapan anak dari tim sepak bola remaja Wild Boar telah dapat dikeluarkan oleh tim penyelamat yang terdiri dari gabungan angkatan laut Thailand dengan para penyelam profesional dari berbagai penjuru dunia.
Empat anak pertama telah dikeluarkan pada Minggu (8/7/2018) dan empat lainnya dikeluarkan sehari berselang karena tim harus beristirahat dan mengisi kembali suplai tabung oksigen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/terjebak-dalam-goa_20180709_080900.jpg)