Ombudsman Minta Akademi Maritim Belawan Beli Alat Simulator, Ini Jawaban Kampus

Mahasiswa AMB belum bisa menyelesaikan tahapan studi.Salah satunya akibat belum bisa mengikuti Ujian Keahlian Pelaut (UKP).

Ombudsman Minta Akademi Maritim Belawan Beli Alat Simulator, Ini Jawaban Kampus
Tribun Medan
Para taruna Akademi Maritim Belawan (AMB) Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Pihak Akademi Maritim Belawan (AMB) Medan yang Dipimpin oleh Plt Direktur Syamsuddin memenuhi undangan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, pada Jumat (20/7/2018), untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait pengaduan sekitar 50 mahasiswanya.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar kepada Tribun Medan.

"Pihak AMB tadi datang yang dipimpin oleh Plt. Direktur untuk menjelaskan seputar permasalahan yang dialami kampus dan mahasiswanya," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/7/2018).

Dari pertemuan tersebut, Abyadi menjelaskan bahwa memang benar kalau 50-an mahasiswa AMB belum bisa menyelesaikan tahapan studi. Hal ini karena beberapa hal yang salah satunya akibat belum bisa mengikuti Ujian Keahlian Pelaut (UKP).

"Benar bahwa 50-an mahasiswa belum bisa melanjutkan tahapan studi karena beberapa hal. Benar juga belum bisa melakukan ujian negara yakni UKP. Penyebabnya pertama karena memang ada persyaratan bagi PTS kemaritiman untuk melengkapi syarat sebagai PT kemaritimian. Aturan itu tertuang dalam peraturan Standards of Training, Certifitation and Watchkeeping (STCW) Amandemen Manila 2010 yang jadi standar kemaritiman Internasional menjadi pelaut," terangnya.

Untuk memenuhi standar tersebut, Abyadi mengatakan bahwa AMB diharuskan memiliki alat simulator. Namun yang menjadi masalah mereka belum memilikinya.

"Salah satunya simulator mereka belum punya. Mereka belum bisa melengkapi persyaratan itu," tambahnya.

Namun dari pertemuan tersebut, sambung Abyadi, pihak AMB kepada Ombudsman mengatakan sedang berusaha melengkapi peralatan dengan membeli alat simulator dengan spesifikasi yang tepat.

Baca: BREAKING NEWS: Kantor Leasing di Medan Terbakar Diduga Akibat Nasabah Protes Mobilnya Ditarik

Baca: Inilah Nasabah yang Mencoba Membakar Kantor Leasing setelah Mobilnya Ditarik

"Mereka (pihak AMB) mengatakan masih berusaha membeli, Sampai sekarang belum ada karena belum ada yang cocok spesifikasinya sehingga belum jadi membeli. AMB masih berusaha untuk melengkapi (membeli alat simulator) yang sesuai spesifikasi," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved