Viral Medsos

Akhirnya si Penghina Etnis Batak di Facebook, Faisal Abdi Berhasil Ditangkap Polda Sumut

Subdit II Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sumut dikabarkan telah menangkap Faisal Abdi alias Bombay alias Memet.

Akhirnya si Penghina Etnis Batak di Facebook, Faisal Abdi Berhasil Ditangkap Polda Sumut
Kolase Facebook.com
Faisal Abdi 

Dari postingan sejumlah netizen, turut serta melakukan pencarian terhadap Faisal Abdi agar segerta ditemukan.

Penggiat media sosial Birgaldo Sinaga turut memberitahukan melalui laman facebooknya, jika pemilik akun facebook atas nama Faisal Abdi tersebut telah diburu polisi. 

"Kawan2 halak Batak..

Tadi siang tim pemburu Faisal Abdi menyasar ke PT BCR tempat dia bekerja..

Sayangnya hasil nihil...sekarang lagi dicari terus sampai ketemu di rumah atau di persembunyiannya.

Sebaiknya kamu Faisal Abdi menyerahkan diri ke Polisi..

Kami akan kejar terus sampai ketemu...

Bantu share ya.. Biar ketemu secepatnya...

Terima kasih.

Salam perjuangan."   Tulis Birgaldo Sinaga. 

Polda Sumut Sedang Melakukan Penyelidikan

Dilaporkannya akun facebook atas nama Faisal Abdi tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja.

Ia mengaku sudah ada masuk laporan mengenai kasus tersebut.

"Saat ini LP sudah dibuat, polisi saat ini sedang bekerja untuk melakukan penyelidikan terhadap laporan itu," kata Tatan, Sabtu (30/6/2018).

Kabid Humas Polda Sumut Tatan Dirsan Atmaja saat menggelar paparan terkait penangkapan ujaran kebencian yang dilakukan di media sosial seperti Facebook, Minggu (20/5/2018)
Kabid Humas Polda Sumut Tatan Dirsan Atmaja saat menggelar paparan terkait penangkapan ujaran kebencian yang dilakukan di media sosial seperti Facebook, Minggu (20/5/2018) lalu.

Tatan mengimbau kepada semua orang agar bijak dalam menggunakan media sosial. Apalagi Polda Sumut sudah berulang kali mensosialisasikan tentang hoax, ujaran kebencian dan persekusi, baik di media sosial maupun secara langsung kepada masyarakat.

Lanjut Tatan, kepada masyarakat untuk tidak sembarangan dalam memposting sesuatu di medsos.

Menurutnya, setiap postingan di media sosial memiliki pertanggungjawaban hukum yang sudah diatur dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE.

"Mari bersama-sama kita ciptakan kedamaian dan kesejukan berinteraksi di media sosial. Bijaklah dalam bermedia sosial,  jangan sampai menyebarkan Hoax dan menimbulkan ujaran kebencian," ujar AKBP Tatan. 

Desakan Aliansi Masyarakat Sipil

Di tempat terpisah, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) mendesak polri khusunya Kapolri agar segera menangkap Faisal Abdi, penghina Suku Batak di akun facebooknya.

Ketua Relawan Almisbat Sahat Simatupang didampingi Sekretaris Ustad Zulkarnain dan Bendahara Ihutan Pane mengatakan, sikap pemilik akun facebook bernama Faisal Abdi tidak bisa dibiarkan.

"Dia menghina secara sangat kasar dan rasialis suku Batak. Dia sudah melukai hati jutaan orang Batak tidak hanya di Sumut, tapi di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri," kata Sahat, Sabtu (30/6/2018).

Bahwa pemilihan gubernur Sumut, sambung Sahat tidak ada kaitannya dengan suku. Karena tidak semua orang Batak mendukung Djarot - Sihar (DJOSS). Namun, banyak juga pendukung Edy Rahmayadi - Musa Rajek Shah (ERAMAS).

"Jadi jangan menghina Orang Batak karena Pilkada. Kami minta Kapolri tangkap dan proses hukum Faisal Abdi agar Suku Batak tenang." ujar Sahat.

Senada dengan Sahat, Ustad Zulkarnain meminta polisi bertidak cepat terhadap penghina suku agar kehidupan antar suku di Indonesia rukun.

"Faisal Abdi adalah contoh orang yang tidak Pancasilais dan tidak memahami kehidupan keberagaman karena tidak menghargai perbedaan suku," kata Ustad Zulkarnain yang juga Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumut.

"Saya bukan orang Batak tapi marah membaca postingan akun facebook Faisal Abdi. Kalau polisi memerlukan tenaga kami, pemilik akun facebook Faisal Abdi bisa kami lacak." sambungnya.

Sementara itu, Bendahara Almisbat Ihutan Pane menyebut perilaku Faisal Abdi tidak mencerminkan sikap sebagai warga negara yang baik dan menghormati pilihan politik setiap warga negara.

"Saya tak tahu apakah pemilik akun facebook bernama Faisal Abdi sengaja disuruh menghina orang Batak oleh tim ERAMAS," katanya.

"Agar kasus ini tidak menimbulkan kegaduhan dan apa motif dia menghina orang Batak diketahui publik sebaiknya polisi segera menangkap dan memprosesnya sesuai hukum." jelas Ihutan Pane. 

Baca: Posting Ujaran Kebencian SARA-Menghina Suku Batak di Facebook, Faisal Abdi Diburu Polisi

Baca: Hari Ke-13, Bupati JR Tawarkan Dua Opsi pada Keluarga Korban KM Sinar Bangun, Ini Alasannya

Baca: Agak Diringankan Sikit Beban Messi Itu

Baca: KM Sinar Bangun Tenggelam di Kaldera Haranggaol, Titik Terdalam Danau Toba

Editor: Abdi Tumanggor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved