Breaking News

Ditentang Masyarakat, Masjid di China Batal Dihancurkan

Pemerintah Kota Weizhou di daerah otonomi Ningxia Hui, China berencana menghancurkan Masjid Raya Weizhou

Editor: Array A Argus
istimewa
Masjid Al Aqsa Sentani 

Sebagaimana diketahui, masjid itu selesai dibangun tahun lalu untuk menggantikan masjid lama bergaya arsitektur China yang sudah berusia 600 tahun.

Masjid tersebut hancur di masa Revolusi Kebudayaan bersama ribuan kuil, gereja, dan biara di seluruh wilayah China.

Baca: Masjid dan Gereja Ini Berada di Kedalaman 1.760 Meter, Raih Rekor MURI

Rencana pemerintah ini memicu kemarahan warga Muslim Hui yang mempertanyakan mengapa pemerintah tidak menghentikan pembangunan masjid jka dianggap tidak memenuhi persyaratan perizinan.

Warga juga mempertanyakan mengapa pemerintah menunggu selama dua tahun hingga masjid itu berdiri dan kemudian berencana menghancurkannya.

Selama berpuluh tahun, warga Muslim Hui sebenarnya menikmati kebebasan dalam menjalankan agamanya.

Namun, represi yang dilakukan pemerintan China terhadap etnis Muslim Uighur di Xinjiang, maka warga Hui ikut terkena getahnya.

Sejumlah masjid di Ningxia dilarang membuka kursus bahasa Arab, sementara sejumlah sekolah swasta berbahasa Arab ditutup.

Pada 2012, ratusan warga Hui bentrok dengan polisi di Tongxin saat mereka mencoba menghentikan penghancuran masjid yang disebut pemerintah ilegal.

Sejumlah pengunjuk rasa dikabarkan tewas dalam bentrokan itu dan puluhan lainnya mengalami luka.(Kompas.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved