Setia Kawan, Maya dan Fery Coba Selamatkan Dwihadi dan Maulida, Seluruhnya Ditemukan Meninggal

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan,Khaidir Sinaga mengatakan dua korban hanyut sudah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Setia Kawan, Maya dan Fery Coba Selamatkan Dwihadi dan Maulida, Seluruhnya Ditemukan Meninggal
Instagram
Kolase Foto Maya Daulay. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan akhirnya menemukan seluruh korban hilang, yang tenggelam di Sungai Asahan pada Rabu (8/8/2018) lalu.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan dua korban hanyut yang masih hilang sudah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan sudah dievakuasi ke Puskesmas Aek Songsongan. Jadi dua korban yang ditemukan, dua-duanya Laki-Laki," kata Khaidir, Sabtu (11/8/2018)

"Salah satu foto cewek yang beredar memakai jilbab yang disangka itu tidak hanyut. Yang hanyut ada lima orang dan tertolong masyarakat satu atas nama Sandi Siregar sedangkan 4 lainnya ditemukan dalama keadaan Meninggal Dunia," sambungnya.

Khaidir menjelaskan bahwa sebenarnya yang hanyut Dwihadi Hendra (21) warga Sumatera Barat sama Maulidia Batubara (21) warga Deli Serdang, ditolong sama Sandi pas hanyut, yang kemudian Sandi ditolong oleh warga sekitar.

Baca: Polling Pilpres 2019, Siapa Pilihan Anda?

Baca: Gigolo di Bandung jadikan Siswi SMP Budak Nafsu, Videonya sampai pada Guru Korban

Baru kawannya Maya Daulay (21) warga Deli Serdang dan Fery (14) pelajar asal Siumbut-umbut coba untuk menolong, namun nahas keduanya juga ikut hanyut terbawa arus yang deras.

Baca: Vera Desianti Tewas Ditabrak Guru SMP, Ternyata Vera Dulu Murid Kesayangannya, Berikut Foto-fotonya

Baca: Detik - detik Prabowo Subianto Bertemu Mantan Istri Titiek Soeharto, Riuh sampai Teriak: Cie . . .

Setelah melakukan pencarian selama satu hari sejak hilang Rabu (8/8/2018) Maya akhirnya ditemukan Kamis sekitar pukul 20.00 WIB dan tak lama setelahnya sekitar pukul 00.00 WIB Maulidia juga berhasil ditemukan, dalam kondisi Meninggal Dunia.

Baca: Pemko Binjai Ingkar Janji, Ayah Anggota Paskibraka Berangkat ke Jakarta Pakai Uang Pinjaman

Baca: Menggelikan, Bandara di Berlin Ditutup Karena Benda Ini, Pemiliknya Tersipu Malu

"Pokoknya tadi pagi Fery dan Dwi juga sudah ditemukan dalam kondisi sama Meninggal Dunia," ucap Khaidir.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh BPBD Asahan, semua jenazah akan dipulangkan kerumah duka masing-masing. Baik Fery yang pelajar dan Dwihadi Hendra akan dipulangkan ke keluarganya di Lubuk Basung Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Baca: Cie, Ada yang Sedang Jatuh Cinta di Akhir Pekan, Gemini Kali ini Giliranmu

Baca: Pemprov Sumut Buka Lowongan Pegawai Baru, Ini Formasi yang Paling Dibutuhkan

Perlu diketahui, diberitakan sebelumnya Tiga mahasiswa Universitas Muslim Nusantara beserta satu pelajar dinyatakan hilang setelah hanyut di Sungai Asahan, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Sonsongan, Kabupaten Asahan, Rabu (8/8/2018).

Rombongan mahasiswa tersebut, pergi ke sungai karena ingin melepas penat dan lelah setelah Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka selesai di wilayah Kelurahan Siumbut-umbut, Kabupaten Asahan.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved