infografis

Tersiksa di Penjara, Tanpa Makanan, Namun Berkat Sajak Akhirnya Dibebaskan

Namanya mungkin tidak dikenal di Indonesia, tetapi pengalamannya mengerikan

tribunmedan
Armando Valladarcs 

Baca juga: Kutipan-kutipan Fidel Castro yang Paling Dikenang

Awal tahun 1982, perlakuan terhadap Valladares di penjara makin membaik dari hari ke hari.

"Tiba-tiba saja, saya memperoleh makan siang dan makan malam dengan menu, ayam dan seliter susu setiap hari. Saya dimasukkan ke dalam sel yang Iebih luas dan ada barnya (pipa pegangan terbuat dari besi) sebagai alat untuk saya berlatih jalan," kata Valladares.

Rupanya permohonan pengampunan yang diajukan presiden Prancis dari partai sosialis, Mitterrand, telah didengar oleh Castro.

Tentu saja Valladares harus menunggu beberapa bulan sebelum pembebasannya, sampai para dokter bisa membuat kakinya yang lumpuh akibat siksaan bisa berfungsi dengan bajk kembali.

Tiga belas tahun telah berlalu, sejak pernikahan Valladares dan Marta di catatan sipil penjara. Kini mereka bertemu kembali di Paris, setelah dipisahkan sehabis menikah. Karena mereka baru menikah di catatan sipil, mereka tidur terpisah.

Namun di Miami, mereka melakukan upacara pernikahan sekali lagi di hadapan pendeta.

Bulan madu Armando dan Marta Valladares dihabiskan di Disneyland.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved