Breaking News:

Kapal Tenggelam

Pembangunan Monumen Tragedi KM Sinar Bangun Tersendat, Sekda Sebut Tunggu Menteri Luhut

Masalahnya arsitek dari sana belum datang. Kita sudah respon di sini. Pernah datang sekali, lalu pergi lagi. Jadi gak ketemu

Penulis: Tommy Simatupang |
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Keluarga korban KM Sinar Bangun menangis saat tabur bunga, Senin (3/7/2018) di lokasi dimana diperkirakan kapal itu tenggelam dua pekan lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Pembangunan Monumen Tragedi KM Sinar Bangun Empat masih belum rampung. Bahkan, tidak ada progres pengerjaan monumen.

Monumen yang direncanakan setinggi tujuh meter dengan miniatur kapal lengkap dengan 188 data korban masih sebatas peletakan batu pertama.

Sebelumnya, pada acara peletakan batu pertama (4/7/2018), Bupati Simalungun JR Saragih memastikan monumen akan selesai selama 70 hari kerja setelah peletakan batu pertama.

Hingga , hari ini, Selasa (14/8/2018) tepat 42 hari belum ada pengerjaan. Sesuai dengan pernyataan JR Saragih yakni 70 hari, maka tersisa 28 hari untuk menyelesaikan pembangunan itu.

Ketua Tim Pembangunan Monumen Tragedi KM Sinar Bangun, Mudahalam Purba saat ditemui usai pemaparan hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tidak ingin menjawab target 70 hari yang dikatakan JR Saragih. Ia mengatakan tim desain tidak datang untuk kordinasi.

Baca: Cuaca Ekstrim Kota Medan Capai Suhu 37,4 Derajat Celsius, Suhu Terpanas Bak Berada dalam Oven

Baca: Video Guru Pukuli Anak TK Bikin Geram, Rekaman CCTV Ini Viral hingga Polisi Bertindak

Baca: Pilih Jokowi atau Prabowo? Video Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Felix Siauw Ini Gak Disangka

"Masalahnya arsitek dari sana belum datang. Kita sudah respon di sini. Pernah datang sekali, lalu pergi lagi. Jadi gak ketemu,"katanya.

Baca: Dipuji Setinggi Langit oleh Pelatih Persija Jakarta, Abdul Rohim Pilih Merendah

Baca: Kapolda Sumut Puji Kemampuan Polwan Taklukkan Gunung Cartenz di Puncak Jaya Wijaya

Baca: Sekda Sabrina Instruksikan Bawahan Pulangkan Mobil Dinas yang tak Sesuai Tupoksi

Sementara, Sekda Simalungun, Gideon Purba mengatakan lambannya ini karena ada permintaan dari Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. Kata Gideon, Luhut meminta agar desain yang ditampilkan harus bagus.

Baca: Sambut HUT RI, Kereta Api Hadirkan Tarif Spesial Selama Tujuh Hari

Baca: Jangan Patah Hati, Kapten Timnas U-16 Ternyata Sudah Punya Teman Dekat

"Jadi permintaan Pak Luhut desainnya yang bagus. Terus terang SDM kita masih kurang dibandingkan pusat. Sekaligus kontraktor mereka saja," katanya seraya mengatakan miniatur telah ditempah tinggal membangun tiang.

Seperti diketahui, saat peletakan batu pertama, Bupati JR Saragih memastikan desain tengah dirancang di Insitut Teknik Bandung. Ia juga menyebutkan seluruh pembangunan monumen ditanggung Pemkab Simalungun.

(tmy/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved