Inilah Penyebab Ustad Abdul Somad (UAS) Batalkan Ceramahnya di Berbagai Daerah

Ustaz Abdul Somad Akhirnya buka suara soal ancaman dan intimidasi yang menimpa dirinya.

YouTube capture
Ustaz Abdul Somad 

TRIBUN-MEDAN.com-Beberapa hari terakhir beredar kabar Ustaz Abdul Somad (UAS) terpaksa membatalkan ceramahnya diberbagai daerah karena merasa mendapat ancaman dan intimidasi.

Pembatalan ini dia sampaikan melalui akun media sosialnya @ustazabdulsomad, Minggu (2/9/2018) malam.

Berselang beberapa hari, Ustaz Abdul Somad Akhirnya buka suara soal ancaman dan intimidasi yang menimpa dirinya.

Hal itu disampaikan Ustaz Abdul Somad dalam selingannya saat mengisi ceramah di Masjid Ikhlas, Labuh Baru Timur, Pekanbaru, Selasa (4/9/2018).

Dalam dakwahnya itu, Ustaz Abdul Somad menceritakan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW.

Nah di sela-sela ceramahnya itu, Ustaz Abdul Somad menyisipkan candaan mengenai apa yang dialaminya.

Ia menjelaskan, dalam perjalanan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dibujuk untuk berhenti berdakwah, namun beliau tidak mau.

"Jadi metode yang pertama adalah dibujuk dan dirayu, mau tak? Tak mau dia, meski dibujuk dengan harta, tahta dan wanita," jelasnya dilansir dari video siaran langsung di akun Facebook Ustadz Abdul Somad, Rabu (5/9/2018).

Ahok Dikabarkan Menikahi Polwan Berpangkat Bripda Usai Bebas Dari Penjara

Tak Bayar Iuran Lapak di Pasar Tiga, Preman Amuk Lapak Jualan Pedagang Telur

Nah di ceramahnya ini, ia kemudian sambil menyindir apa yang dialaminya saat ini.

"Nah itu dia, kalau tidak mau dirangkul maka dipukul, metode itu yang sedang dipakai sekarang," ujarnya sambil disambut tawa oleh para jamaah.

Ia menyebutkan kalau dirinya sempat ditawari menjadi menteri, namun Ustaz Abdul Somad pun menolak.

"Saya pula ditawari jadi menteri, mana saya mau. Wakil Presiden saja saya tak mau," ujarnya kembali disambut tawa.

Namun rupanya tawaran jadi menteri itu hanya candaannya semata.

"Yang nawari ustaz jadi menteri siapa? Tak ada," ujarnya kali ini sambil ikut tertawa.

Ia kemudian menyindir soal intimidasi yang dialaminya hingga harus membatalkan ceramah di beberapa daerah di pulau Jawa.

"Enak ya ceramah ceramah kalau di kampung kita sendiri, nyantai, tenang," ujarnya kemudian terdiam lalu tertawa.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved