Liga 1
Mantan Panglima SMeCK Hooligan Sebut PSMS Bermain Baik, Hanya Kurang Beruntung
Peluang keluar dari zona degradasi masih ada jika PSMS mampu meraih kemenangan di kandang lawan.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
Laporam Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Panglima SMeCK Hooligan, Saut F Naibaho atau yang akrab disapa Pak Baho mengaku kesal atas kekalahan PSMS Medan atas PSIS Semarang, Rabu (12/9/2018) kemarin.
Kekalahan di kandang sendiri, sangat menyakitkan bagi para suporter. PSMS pun menambah rekor buruknya selama bertanding di kandang. Menurutnya tim kebanggaannya bermain seperti memiliki beban yang berat.
"Melihat pertandingan semalam PSMS seperti bermain dengan beban berat.
Padahal PSMS main di kandang sendiri. Apakah ini selama libur PSMS kurang dapat lawan ujicoba yang sepadan? Tapi kalau soal itu sepertinya alibi," katanya kepada Tribun, Kamis (13/9/2018).
"Kalau melihat permainan PSMS semalam, sebenarnya enggak buruk-buruk kali, peluang banyak juga kok buat PSMS. Cuma finishingnya aja kurang maksimal. Secara tim PSMS sudah main kompak.
Kita juga bisa melihat kinerja wasit di lapangan, sampai suporter mengeluarkan kata kata yg tak layak di dengar anak sambil bernyanyi," tambahnya.
Menurutnya saat ini tim Ayam Kinantan harus lebih sabar lagi di lapangan menghadapi wasit. PSMS memang butuh menang, namun harus berbenah lagi di sisa laga. Peluang keluar dari zona degradasi masih ada jika PSMS mampu meraih kemenangan di kandang lawan.
Ibu Muda Bunuh Diri Bareng Anak Usia 3 Tahun Usai Live Facebook, Ini Penjelasan Kapolsek AKP Wagito
Anak Gadis Penjual Tuak Menangis: Mama Saya Diarak Warga dan Diikat di Pohon seperti Binatang
Pilih Jokowi atau Prabowo? Pesan Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Jawaban Terbaru soal Pilpres 2019
Anggun C Sasmi Tegur Armand Maulana saat Celetuk soal Pernikahan
Kesal Pesanan Gak Kunjung Datang, Kepala Pelayan Ini Terluka Dilempar Pembeli Pakai Gelas
"Untuk ke depan PSMS cukup menambah latihan iman saja, supaya tidak terpancing emosi akibat ulah pengandil lapangan yang di anggap paling tahu segalanya di lapangan. PSMS sekarang sudah lebih baik dari yang sebelumnya cuma disini kita kurang beruntung aja, makanya tak dapat point penuh," beber Pak Baho.
Bawaslu Paluta Temukan Satu NIK yang Digunakan 47 Orang di Hutanopan, Coret Ribuan Pemilih Ganda
PLN Kebut Perbaikan Kabel Tegangan Tinggi yang Tertimbun Longsoran Pembangunan Underpass
Karnaval Pesta Budaya Pakpak Bharat, ASN Berpakaian Adat Bawa Makanan Lokal Keliling Kota
PSMS sendiri saat ini masih kokoh di dasar klasemen Liga 1 dengan mengoleksi 19 poin. Peluang mereka untuk kekuar dari zona degradasi pun semakin berat akibat menelan kekalahan dari PSIS.
Nurhaida Tak Mau Pindah ke Tempat Lain, Sebut Pasar Aksara Bak Rumah bagi Pedagang
KPK Sebut Jumlah Uang yang Mengalir dari Dana Proyek di Labuhanbatu Mencapai Rp 40 Miliar
Hakim Ajari Terdakwa Kasus Sabusabu Cara Buat Nota Pembelaan
Taurus Mencoba Hindari Konflik, Cancer Hadapi Kritik dengan Cara yang Membangun
(lam/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mantan-panglima-smeck-hooligan_20180913_151731.jpg)