Anggota TNI Tewas
Fakta Anggota TNI Tewas Gantung Diri di Pohon Janggal, Keluarga Merasa Aneh hingga PM Bertindak
Sejumlah fakta mengungkap kematian tidak wajar prajurit TNI AL Korps Marinir dianggap penuh dengan kejanggalan oleh pihak keluarga.
TRIBUN-MEDAN.COM - Fakta Anggota TNI Tewas Gantung Diri di Pohon Janggal, Keluarga Merasa Aneh hingga PM Bertindak.
//
Sejumlah fakta yang mengungkap kematian tidak wajar prajurit TNI AL Korps Marinir dianggap penuh dengan kejanggalan oleh pihak keluarga.
//
H. Sukiman mengenang anaknya Achmad Halim Mardyansah (29) yang dikabarkan tewas gantung diri.
Achmad Halim merupakan prajurit TNI AL Korps Marinir Kelasi Kepala.
Ia dikabarkan tewas gantung diri di pohon bambu di belakang kantornya di Kompleks Marinir Karang Pilang, Senin (10/9/2018) lalu.
Keluarga masih sulit menerima penjelasan, yang menyebut anaknya meninggal dunia karena gantung diri di belakang kantornya Lanmar Karangpilang Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/9/2018).
Apalagi setelah H Sukiman melihat jasad anaknya itu sebelum dimakamkan.
Ia melihat ada sejumlah kejanggalan.

Keluarga sempat memotret sekujur tubuh korban dan sejumlah luka, yang disebutnya sebagai tanda kejanggalan seorang yang meninggal bunuh diri.
Dari foto tersebut terlihat ada luka memar pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah.
Kemudian juga terdapat luka di ujung pangkal paha korban.
"Ada yang aneh," ujarnya Hj Istiatin saat ditemui, Jumat dini hari (14/9/2018).
Baca: Inilah 5 Fakta Aksi TNI AL Menggagalkan Penyelundupan Sabu-sabu Senilai Rp 134 Miliar dari Malaysia
Baca: Mulai Rabu (19/9/2018) Pendaftaran CPNS 2018 Sudah Dibuka, Berikut Tips dan Simulasinya
Menurut dia, dari pemeriksaan pihak rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda identik korban bunuh diri.
Kedua tangan korban mengepal dan kaki korban dalam kondisi tertekuk.
"Mana ada orang bunuh diri di pohon bambu. Apalagi almarhum tingginya 191 sentimeter). Bambu tidak akan kuat menopang tubuhnya," ungkapnya.
Keluarga juga tidak sempat melihat langsung saat jasad korban diturunkan dari tempat gantungan.
Keluarga yang datang dijemput petugas, melihat tubuh korban sudah dievakuasi.

Jasad korban bersandar pada dinding tembok belakang kantor dalam kondisi ditutup kain sprei.
"Kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi, ini sudah tidak wajar. Ada kejanggalan," ucapnya.
Keluarga sangat berharap pihak berwenang dalam hal ini adalah Polisi Militer (PM) Angkatan Laut (Pomal) agar turun tangan menyelidiki penyebab meninggalnya prajurit Marinir Halim tersebut.
"Anak saya (Halim) tidak pernah punya masalah. Anaknya baik, kami ingin kasus ini diselidiki hingga tuntas," jelasnya.
Diketahui, suasana duka masih terasa di kediaman almarhum prajurit TNI AL Korps Marinir Kelasi Kepala Achmad Halim Mardyansah (29), Jumat (14/9/2018), di Jalan Kesatria 1, Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur.
Baca: SIARAN LANGSUNG LIGA INGGRIS- Link Live Streaming Dalam 10 Laga Malam Ini
Baca: Gatot Nurmantyo Bantah Dirinya Bergabung dengan PAN dan Timses Prabowo-Sandiaga
Meski sudah hari kelima, masih banyak tamu berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa atas kematian korban yang dianggap masih misterius.
Ayah korban H Sukiman (59) dan ibunda Hj Istiatin (64) dan istri almarhum Aisyah Syafiera (23) istri tampak menguatkan diri untuk menyambut mereka.
Terlihat dua foto almarhum dipajang di meja kecil di pojok teras rumah.
Satu foto almarhum mengenakan baju seragam dinas.
Satu lagi foto kenangan foto almarhum mengenakan kain ihram serba putih.
Ini merupakan foto saat berada di tanah suci.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Korps Marinir (Kormar), Letkol Ali Sumbogo dikonfirmasi Surya melalui sambungan telepon menyatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan atas insiden meninggalnya prajurit Marinir Kelasi Kepala Achmad Halim Mardyansah di Lanmar Karangpilang Surabaya.
Ali Sumbogo mengatakan insiden saat ini sedang dalam penanganan pihak Polisi Militer (PM) Angkatan Laut (Pomal).
Tim Pomal sudah turun tangan dan melakukan langkah-langkah penyelidikan sejak laporan peristiwa itu masuk.
Baca: Jadwal Japan Open 2018 Hari Ini & Link Live Streaming, Duel Tim Bulu Tangkis Indonesia di Semifinal
Di antaranya sudah melakukan penyelidikan dan mencari bukti-bukti terkait dari lokasi tempat perkara. Juga di ruang kerja prajurit yang bersangkutan.(tim)
Baca: Neno Warisman Direncanakan Hadir, Deklarasi Prabowo-Sandi Gagak tak Diizinkan Polisi
Baca: Mahfud MD Tanggapi Debat Pilpres 2019 Bahasa Inggris, Berdasarkan Undang-undang Tidak Tepat
Baca: Formasi CPNS 2018 - Cek http://sscn.bkn.go.id, Kuota Pemprov Sumut 1.200 CPNS, Deliserdang 750
TAUTAN: Anggota Marinir Tewas Gantung Diri di Pohon, Ini Kejanggalan Versi Keluarga