Breaking News

BSM Minta Maaf ke Umat dan Ormas Islam, Sesalkan Kegiatan Safari FIF Tampilkan LGBT

Diniasih Nasution memohon maaf atas kejadian ini. Kejadian ini juga tak disangka-sangka, karena penampilan model waria tidak ada dalam jadwal

Penulis: Dedy Kurniawan |
Tribun Medan / Dedy Kurniawan
Manajemen BSM bersama Aliansi Ormas Islam menggelar pertemuan terkait kecaman kegaiatan Safari F.I.F dan Trois Event Organizer. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Manajemen Binjai Super Mall menindaklanjuti kejadian yang memicu keresahan masyarakat Kota Binjai. Pihak BSM memohon maaf sebagai pemilik tempat acara yang dipakai pihak ketiga, F.I.F Group dan Trois Event untuk kegiatan Safari F.I.F yang dikecam Aliansi Ormas Islam karena penampilan model waria.

Marcomm Manager Binjai Super Mall, Diniasih Nasution mengatakan memohon maaf atas kejadian ini. Kejadian ini juga tak disangka-sangka, karena penampilan model waria tidak ada dalam jadwal sesuai permohonan tempat, agenda dan waktu yang disampaikan pihak F.I.F dan Trois Event Organizer.

"BSM memohon maaf, menyesalkan ini. Kami sangat terkejut dengan performance yang ditampilkan dalam kegiatan Safari FIF Group yang berlangsung di BSM 12-14 Oktober, di pelataran parkir yang digelar FIF sebagai penyelenggara dan penanggungjawab," kata Diniasih Nasution di BSM, Jumat (19/10/2018)

Dijelaskan Diniasih Nasution, BSM bagian Lippo Mall selama ini punya standart nilai atas entertainment yang akan ditampilkan. Di antaranya menjunjung nilai-nilai agama, norma kesusilaan, kearifan lokal demi hubungan yang harmonis di masyarakat. Selain saranan hiburan, BSM juga berupaya memberikan nilai positif untuk masyarakat.

"Atas kejadian ini Binjai Super Mall dan Lippo Mall akan melalukan evaluasi terhadap prosedur dan aturan yang berlaku untuk setiap penyelenggaran kegaiatan yang bekerja sama dengam pihak ketiga. BSM akan lebih selektif dan optimal melakukan pengawasan agat kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari," katanya Diniasih Nasution.

Densus 88 Anti Teror Amankan Bahan Peledak di Rumah Terduga Teroris Tanjungbalai

Inilah Sosok Wanita Seksi Dalam Video yang Bagian Tubuhnya Tersenggol Tangan Petarung MMA

Kasus Ratna Sarumpaet, Hengky Duga Anak Amien Rais Hanum Rais Langgar Kode Etik Kedokteran

"BSM mengapresiasi dan terima kasih kepada MUI Binjai, BKM Masjid Agung, Aliansi Ormas Islam Binjai, Kepolisian dan Pemko Binjai," pungkasnya.

F.I.F dan Trois EO Akui Ada Penampilan Model Waria Tanpa Sepengetahuan BSM

4 Wanita Cantik nan Seksi yang Menjadi Sorotan pada Instagram Hotman Paris

Bocah 9 Tahun Diculik Lalu Dipaksa Jalan Kaki Bandung-Sumedang Sampai Tidur di Kuburan

Terpisah, F.I.F Group dan Trois Event Organizer secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Umat Islam, Ulama dan seluruh masyarakat Kota Binjai terkait penyelenggaraan Safari FIF Group di Gedung Lantai II Binjai Super Mall, pada 12 hingga 14 Oktober 2018 lalu, yang dianggap bernuansa LGBT dengan penampilan dua waria.

Demi menjaga keharmonisan, permohonan maaf ini mereka sampaikan sebagai bentuk tanggungjawab atas tindaklanjuti protes dan kekecewaan Aliansi Ormas Islam Kota Binjai, saat pertemuan terbuka di Kantor Manajemen Binjai Super Mall, pada Selasa (16/10) lalu.

"Melalui forum ini, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada para ulama, Umat Islam, dan seluruh masyarakat Kota Binjai, serta akan menjadikan persoalan ini sebagai pelajaran," ungkap perwakilan Trois Event Organizer, Tan Yang, usai pertemuan dengan sejumlah ulama, para tokoh lintas ormas dan lembaga Islam, di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai.

Tan Yang menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak menyangka acara hiburan menampilkan waria memicu kecaman dan kemarahan umat Islam di Kota Binjai. Trios Event Organizer sama sekali tidak berniat mempertunjukan simbol LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) pada acara itu.

Selain itu, Tan Yang juga mengakui kecerobohan pihaknya, karena tidak terlebih dahulu berkoordinasi dengan FIF Group, selaku pihak penyelanggara acara, dan Manajemen Binjai Super Mall, selaku fasilitator tempat, serta tidak memperhatikan nilai dan kearifan lokal masyarakat Kota Binjai.

"Kami juga meminta maaf secara terbuka kepada F.I.F Group, dan Manajemen Binjai Super Mall, atas kesalahan yang kami buat. Sebab kami sadar, pertunjukan itu dibuat tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu dan tanpa mempertimbangkan norma-norma yang berlaku di masyarakat," ujarnya.

Peter Butler Sebut PSMS Menang karena Jalankan Strategi Permainan dengan Sempurna

Terima Uang Suap untuk Urus Ijin Usaha Perkebunan Budidaya, Arseh Hasibuan Jalani Sidang Perdana

Gemini Mundur Lebih Baik jika Bertentangan dengan Pilihan Anda, Cancer Jangan Terlalu Emosi

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved