Rendam Petani Karena Hasil Panen Buruk, Wakil Perdana Menteri Ini Dipecat
Dituliskan keterangan bahwa keenam pria tersebut adalah para petani yang dihukum karena buruknya hasil panen.
Foto itu memperlihatkan enam orang petani membawa batu besar di pundak mereka sebagai hukuman atas hasil panen buruk di distrik Bekobod.
Pertanian dan sumber daya air memang menjadi tanggung jawab Mirzayev sebagai pejabat tinggi pemerintah Uzbekistan.
Sejumlah sumber kepada Kun.uz mengatakan, Mirzayev kemungkinan akan diberhentikan dari jabatannya akibat insiden tersebut.
Sedangkan, kantor jaksa agung kepada situs berita UPL24 menambahkan, tengah menggelar investigasi atas insiden itu.
"Tak seorang pun yang bersalah dalam insiden ini lolos dari hukuman, apapun jabatan mereka," demikian kejaksaan agung Uzbekistan.
Ternyata benar saja, Presiden Shavkat Mirziyovev akhirnya memutuskan untuk memecat Mirzayev karena hasil panen dan sistem irigasi yang buruk.
Presiden juga menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap "kerja paksa" dan pelanggaran hukum dalam sektor pertanian.
Pemecatan sang wakil perdana menteri sejalan dengan janji Presiden Mirziyovev yang menjanjikan keterbukaan dan akuntabilitas pemerintah.
Janji ini dilayangkan Mirziyovev setelah mengambil alih kepemimpinan negara usai kematian pemimpin otoriter Islam Karimov dua tahun lalu.
Pada November tahun lalu Presiden Mirziyovev mengatakan kepada para menterinya bahwa pemerintah harus mencari cara baru untuk memecahkan masalah rakyat dan menunjukkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/petani-direndam_20181030_153932.jpg)