Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa Lebih Lama Dibanding saat Pulang? Ini Penjelasannya!
Biasanya, yang sering turing merasakan saat perjalanan saat berangkat akan terasa lama dari pada saat kita pulang.
TRIBUN-MEDAN.com-Biasanya, yang sering turing merasakan saat perjalanan saat berangkat akan terasa lama dari pada saat kita pulang.
Sedangkan ketika perjalanan pulang jauh lebih cepat.
Ternyata ini merupakan hal yang umum terjadi pada setiap orang.
Memang jarak antara saat berangkat dan pulang akan tetap sama.
Terkadang, kita malah merasakan waktu yang dihabiskan dalam perjalanan berangkat jauh lebih lama dari pada saat pulang.
Padahal waktu yang dibutuhkan saat berangkat dan saat pulang itu sama.
Ternyata para peneliti sudah lama mengamati hal ini.
Seperti dilansir dari Citylab.com, hal tersebut bernama return trip effect.
Hal ini biasanya terjadi ketika kita melakukan perjalanan ke suatu tempat baru yang belum diketahui.
Ketika kita melakukan perjalanan berangkat ke suatu tempat, otak kita akan cenderung lebih fokus untuk menghapalkan rute yang kita lalui.
Baca: Pedagang Lontong Tampil Cantik saat Dilantik jadi Anggota Dewan
Baca: Juara Tinju Afrika Kalah KO 43 Detik Dihajar Pendekar Kung Fu, Penonton Pertanyakan Kredibilitas
Saat sedang fokus, otak kita akan memberikan pemahaman bahwa waktu berjalan lebih lambat.
Sedangkan di saat perjalanan pulang dengan rute yang sama, otak kita sudah lebih mengenali rute yang dilalui.
Karena kita sudah cukup menghapal rute perjalanan saat berangkat, hal ini membuat otak kita tidak perlu lagi fokus menghapal disaat perjalanan pulang.
Sehingga, kita merasa waktu juga akan terasa berjalan lebih cepat.
Return trip effect ini juga tidak akan begitu trasa jika saja kita sudah biasa melalui rute tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/touring_20181031_154057.jpg)