Lion Air Terbaru - Temuan Penting Logbook Kopilot dan Name Tag, Menguak Kerusakan Pesawat

Pencarian jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di laut Jawa Barat terus dilakukan.

Editor: Salomo Tarigan
Capture Video
Nelayan lihat Lion Air Jatuh 

Penjelasan mengenai pentingnya logbook itu disampaikan Captain Vincent Raditya dalam sebuah video dimana ia menjelaskan mengenai kondisi maintenance di Lion Grup.  

Captain Vincent Raditya menceritakan itu dalam sebuah videonya yang diposting di akun youtube pribadinya Vincent Raditya dengan judul 'Lion Air JT610 Jatuh - Besok Saya Terbang Lion Aman Kah?'.

Di awal video, Captain Vincent Raditya mengaku banyak mendapat pertanyaan terkait keamanan terbang dengan maskapai Lion Air setelah kasus jatuhnya JT610. 

Bahkan Captain Vincent Raditya mengaku beberapa rekannya mengontaknya karena ini mengubah tiket Lion Air ke tiket Batik Air.

Captain Vincent Raditya pun kemudian memilih membongkar sistem maintenance di Batik Air maupun Lion Grup. 

Mari kita simak transkrip dari video Captain Vincent Raditya (bagian penjelasan mengenai logbook ditebalkan) : 

Di video ini saya akan membahas aman atau tidak lion air. Sebelum saya memulai lebih dalam, saya akan mengucapkan dulu, saya turut berdukacita  atas keluarga yang ditinggalkan, saya betul-betul turut prihatin, semoga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan, dan saya doakan semuanya akan segera baik-baik saja.Itu doa dari saya.

Diluar itu, saya yakin banyak sekali orang yang tiba-tiba turun kepercayaan. Wah saya naik lion, nanti jatuh atau bagaimana.  Dan ini sudah seringkali terjadi. Waktu itu yang MH, mereka juga bertanya kepada saya, bagaimana, apakah boleh saya naik MH, tiket lagi murah.

Sebelum saya jawab pertanyaan itu, saya akan ulas sedikit. Guys, tidak ada pesawat yang didesain untuk crash, oke.

Pesawat tidak ada yang didesain untuk crash. Pesawat didesain untuk membawa penumpang dari poin A ke poin B secara efisien,aman,dan seperti itu.

Maka dibuatlah disana harus ada 2 orang  pilot di depan dan berbagai macam aturan dibuat disana. Semua aturan tersebut harus dipatuhi untuk menjaga keamanan seluruh penumpang tentunya.

Kalau kita sudah melihat bagaimana awal mulai sejarah itu terjadi, harusnya kita paham. Tidak ada pesawat di dunia ini yang dibuat untuk crash guys, berikut juga dengan krunya.

Kru seperti saya dan awak penerbangan itu tidak  ada yang dilatih untuk sengaja menjatuhkan pesawat.

Kami dilatih menghandle berbagai macam problem di udara, lagi-lagi ujungnya untuk menjamin keselamatan semuanya.

Tidak ada yang mau mati, seperti itu. Ya mungkin diluar sana ada yang kurang begitu sehat akal pikirannyua.  Akan tetapi bagi kebanyakan orang dan mayoritas, nggak ada yang mau mati guys. Pasti seperti itu.

Sumber: Warta kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved