Lion Air Terbaru - Temuan Penting Logbook Kopilot dan Name Tag, Menguak Kerusakan Pesawat

Pencarian jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di laut Jawa Barat terus dilakukan.

Editor: Salomo Tarigan
Capture Video
Nelayan lihat Lion Air Jatuh 

Maka dari itu saya ingin beritahu kepada kalian, kalau ditanya saya akan bilang aman guys.

Nah, kemarin jatuh , kenapa bisa jatuh guys? Jatuh itu bisa terjadi kepada siapa saja, nggak cuma lion doang.

Ini yang akan saya buka sedikit mengenai chance jatuhnya pesawat, apakah hanya di lion saja, apakah itu rata.

Ini akan saya buka informasinya. Ketika kita beli satu pesawat, air bus A320. Saya beli airbus A320. Nah ini ada pabriknya guys. Pabriknya itu di Toulouse. Maskapai apapun yang beli pesawat air bus, dia akan ambil pesawatnya dari Toulouse.

Saya beli mobil, honda, pabriknya ya  tetep aja disitu. Mau siapapun yang beli, ngambilnya tetep dari sana.

Tinggal siapa yang make nih. Bisa yang make saya, bisa yang make kalian, siapapun bisa pakai kendaraan ini, tapi kendaraannya sama guys.

Misalnya sekarang lion air beli boeing 737-800, yang max serinya. Lalu garuda juga membeli boeing 737. Menurut kalian pabriknya sama atau beda. Mereka dikirim langsung dari seattle, sama.

Lalu apakah yang  berbeda dari lion, garuda, lalu siapa lagi yang pakai 737, sriwijaya, apa yang membedakan, ya sama saja guys, mereka hanya user. Mereka hanya user. Jadi antara lion, batik air, secara statistik kemungkinan ya sama saja, nggak ada perbedaannya.

Oh nggak kaya begitu Capt, ada yang ngomong, eh kita lihat saja dari segi maintenance.

Kalo boleh ngomong jujur, memang maintenance ada mempengaruhi, tetapi maskapai yang seperti apa.

Saya  pernah dulu bekerja di suatu maskapai dimana, maskapainya udah nggak ada, tapi saya nggak akan sebutkan namanya. Cuman saya ceritakan saja.

Bertahun-tahun lalu awal mula penerbangan saya  dimulai, pesawat begitu rusaknya yang tidak  di maintenance.

APU rusak, jadi APU Inoperative itu hari-hari, dan kita kalau mau terbang itu list equipment rusaknya  itu banyak sekali,ada numpuk disana, nah pada waktu itu saya masih nggak begitu mengerti kan ya, ya saya masih copilot ,nggak mengerti. Kita terbang terbang aja.

Setelah saya mengerti sekarang, baru saya paham, waduh gile gue terbang dulu sih bahaya banget ya, bisa celaka. Dan nyatanya tidak ada yang celaka itu pesawat. Dan saya bisa katakan multiple failure itu tidak juga membuatpesawat jatuh. Nah itu saya jalanin. Saya terbangin pesawat yang notabene segalamacem rusaknya,A-B, dari hidrolik, saya pernah ngerasain pesawat itu, dan pesawat itu tak ada yang crash.

Kalo kita mau bicara maintenance, lion maintenance seperti A, lion maintenancennya seperti B. Eh, berapa dalam yang  kalian ketahui  mengenai maintenance pesawat guys.

Sumber: Warta kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved