Terungkap Mayat Dalam Drum Ternyata Abdullah Fithri Setiawan Seorang Mantan Jurnalis
Mayat dalam drum ditemukan di Kawasan Industri Kembang Kuning, Kampung Narogong, RT 10/3, Desa Kembangkuning
"Untuk yang dua terakhir ini beliau merasa lebih tertantang di dunia marketing-nya. Nah beberapa tahun lalu, beliau minta izin berhenti dari tugasnya di iNews TV sebagai marketing," ucap Doni.
Dufi pun membuat usahanya sendiri di dunia periklanan sambil bekerja sebagai staf khusus Dewan Pengurus TVRI.
Ia juga bekerja freelance di TV Muhammadiyah. Pekerjaan-pekerjaan itu dilakoninya hingga ia ditemukan meninggal pada Minggu kemarin.
Doni menambahkan, Dufi tercatat sebagai alumni SMAN 13 Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Sebelumnya, Dufi ditemukan meninggal di dalam sebuah drum yang berada di Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Bogor.
Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena mengatakan, mayat tersebut pertama kali ditemukan pemulung sampah di wilayah tersebut. Ita menuturkan, pemulung sampah itu awalnya mengira kalau isi dalam drum tersebut adalah sampah.
"Namun setelah dibuka, dia (pemulung sampah) kaget karena melihat mayat di dalam drum itu. Dia berteriak dan minta bantuan kepada warga sekitar," ucap Ita.
Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Abdullah Fithri Setiawan di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, Senin (19/11/2018) pagi.
Abdullah yang akrab disapa Dufi merupakan pria yang ditemukan tewas di dalam drum di kawasan Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11/2018).
Isak tangis mewarnai sepanjang prosesi pemakaman yang dihadiri puluhan anggota keluarga, sanak saudara, serta kerabat Dufi.
Istri Dufi, Bayu Yuniarti Hendriani, tampak lemas ketika tanah sedikit demi sedikit menutupi tubuh suaminya.
Ia sempat dibawa menjauh dari lubang makam supaya lebih tenang.
"Sudah, yang kuat ya, nanti anak-anak gimana? Sudah-sudah, Dufi sudah enak, yang kuat ya, yang tabah," ujar seorang kerabat sambil mengusapkan air mata Bayu.
Bayu tampak kembali lemas saat melakukan prosesi tabur bunga.
Bedanya, saat itu ia terlihat memeluk erat papan kubur suaminya. Selain Bayu, beberapa saudara kandung juga tertlihat tak kuasa membendung air matanya.
Dufi yang berusia 43 tahun meninggalkan seorang istri dan enam anak. Dufi merupakan anak kelima dari delapan bersaudara.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/abdullah-fithri-setiawan.jpg)