News Video
Mahasiswa Teknik Mesin USU Arak Seniornya yang Diwisuda, Lihat Videonya. .
Mereka kompak menggunkan pakaian serba hitam, membawa bendera, spanduk serta nyanyikan lagu yang telah diaransemen
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Sumatera Utara (USU) arak seniornya yang diwisuda 22 November 2018.
Mereka kompak menggunkan pakaian serba hitam, membawa bendera, spanduk serta nyanyikan lagu yang telah diaransemen.
"Wahai seniorku engkau baik sekali, wahai seniorku betapa jeli matamu, tidak kah kau tahu apa isi hatiku, kusayang padamu. ." ucap mereka, seperti dalam video yang diunggah akun instagram @riyanpurba_.
Satu jalan penuh dari Auditorium USU hingga ke Fakultas Teknik 'ditutup' mahasiswa selama arak-arak ini.
"Turut berdukacita atas lepasnya status mahasiswa buat abngda/ kaka sekalian
MESIN!!!!JAYA
JAYA!!!!!BOTAK
BOTAK!!!SEKSI," tulis akun @riyanpurba_
Tonton video arak-arak Teknik Mesin USU;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Hotman Paris Bersuara Keras, Ada Tukar Guling Kasus Pemerkosaan Anak yang Dilakukan Pria Tua
5 Destinasi Wisata yang Dikunjungi Keluarga Anang Hermansyah dan Ashanty saat Berada di Thailand
Timnas Gagal di Piala AFF, Edy Rahmayadi: Wartawannya yang Harus Baik. .
Tonton Pertunjukan Gurda Gurdi, Kolaborasi Seniman dan Warga Barusjahe plus Rumah Karya Indonesia
Sebanyak 3.258 mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) jalani proses wisuda di gedung Auditorium USU, Rabu (21/11/2018).
Acara wisuda ini merupakan Wisuda Periode I Tahun Akademik 2018/2019 dan digelar selama dua hari yakni dari tanggal 21-22 November 2018.
Dalam pidatonya, Rektor USU Runtung Sitepu mengucapkan selamat kepada wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studinya dengan baik.
Selain kepada para lulusan, Runtung juga turut mengucapkan selamat kepada para orangtua dan keluarga yang telah mendukung keberhasilan para wisudawan/i.
"Saudara-saudara telah berhasil menyelesaikan studi pada salah satu jenjang tertentu. Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan yang baik atau melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.

Runtung juga menyampaikan, pada wisuda kali ini juga terdapat beberapa orang yang berhasil lulus dengan IPK Tertinggi dan predikat Cumlaude.
Mereka adalah: Widia Sujud Nadia IPK 3.77 dari Fakultas Hukum, Alex Wijaya IPK 3.84 dari Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Cindy IPK 3.61 dari Fakultas Farmasi, Cindy Naomi Tobing IPK 3.84 dari FKM, Widodo IPK 3.88 dari FT, Alfath Nugroho Ihsan IPK 3.71 dari FKG.
Kemudian dari Fakultas Keperawatan adalah Herman Syah IPK 3.76, dari Fakultas Kehutanan Jody Agustiantoro IPK 3.83, dari Fakultas Psikologi Pinta Sri Yuliani Br. Ginting IPK 3.64, Yudha Agus Pranata Barutu IPK 3.78 dari Fakultas Pertanian, Adi Candra Silitonga IPK 3.79 dari FIB, dan Muhammad Raysiddiq IPK 3.75 dari program diploma FIB, dari FEB Kartika Salim IPK 3.83 dan M. Yatta Aserega, IPK 3.73 dari program diploma FEB , dari FISIP Rizky Chairani IPK 3.71 dan Aji Setya Wiguna dengan IPK 3.78 dari program diploma Fisip, dan Maura Rangkuti dengan IPK 3.68 dari FMIPA Putri.
"Sedangkan Dari Program Doktor yakni Nurman Achmad IPK 4,00 dari program studi Pembangunan. Program Magister Yang memperoleh nilai tertinggi Atas Nama Anton Adventus Kacaribu, IPK 4,00 berasal program studi Manajemen Properti dan Penilaian," imbuhnya.
Lebih lanjut, pada acara wisuda USU tersebut, Runtung juga menyampaikan bahwa hingga saat ini USU telah menorehkan sejumlah prestasi dan kemajuan di berbagai bidang.
Contohnya kata Runtung yakni Jumlah publikasi ilmiah USU yang terindeks Scopus untuk tahun 2018 adalah sebanyak 1.271 artikel sehingga jumlah keseluruhan secara kumulatif adalah 2.415 artikel.
Capaian ini menempatkan USU pada urutan ke-3 publikasi terbanyak di Indonesia setelah Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung.
"Berdasarkan capaian publikasi internasional tersebut, pada bulan Agustus yang lalu, Scimago sebagai salah satu institusi pemeringkatan dunia menempatkan USU pada peringkat 674 dunia setelah Universitas Diponegoro dan Universitas Indonesia. Dalam pemeringkatan yang dilakukan oleh Kemenristekdikti, peringkat USU naik dari 19 pada tahun 2017 menjadi 15 pada tahun 2018," terangnya.
Selain itu, Pada tahun 2018 ini, lanjut Runtung, ada sebanyak 8 Program Studi USU mengikuti program sertifikasi internasional (ISO), 6 diantaranya memperoleh predikat Gold dan selebihnya memperoleh predikat silver.
Prestasi para mahasiswa kata Runtung juga turut mengalami peningkatan.
Menurutnya Semua prestasi yang mampu ditorehkan itu merupakan Berkat kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh Sivitas Akademika sehingga berhasil membuat banyak kemajuan.
Karena itu dia pun turut mendorong agar seluruh civitas akademika semakin meningkatkan prestasi ke depannya.
"Semoga seluruh keberhasilan yang telah dicapai tersebut kiranya mampu memotivasi seluruh sivitas akademika USU untuk bekerja lebih baik lagi di masa depan," tandasnya. (*)