Berawal dari Tempat Nongkrong dan Makan Berubah Menjadi Mabes Cafe
Awalnya, sebuah cafe di Jalan Setia Budi No 56/58 Tj Tejo, Medan Sunggal, Kota Medan bernama Kedei Awak.
Penulis: Tulus IT |
Kafe dengan kapasitas 150 orang ini buka dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Mari, bawa tugasmu dan adakan meeting bersama di Mabes Cafe.
Ingin Buat Kelas Entrepeneur
Mabe Cafe diakui oleh Nugraha Arifin ingin menjadi sebuah platfor dalam anak muda berkreatifitas.
"Kuliahkan hasilnya adalah ijazah. Tipe orang Medan, maunya nongkrong tapi tujuannya enggak tahu. Apapun harus cepat. Mau maju ya harus maju sebelum diambil orang. Sekarang zaman digital, mau apa saja gampang apalagi buka usaha," jelasnya.
Untuk itu, Nugra ingin membuat kelas entrepeneur. Ia ingin secara tidak langsung ingin memajukan Kota Medan.
"Banyak yang mau buat start-up enggak ada ide, enggak ada teman. Kita masih membahas formatnya. Mau enggak mau harus mau berkembang," jelasnya.
Harapannya semoga lebih banyak kompetitor yang memfasilitasi anak Medan dalam berkarya.
(Cr17/ Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/barista-di-mabes-cafe-sedang-membuat-kopi-pesanan-pengunjung.jpg)