Stefanus Liong Counseling Buka-bukaan Rahasia Lolos Wawancara Kerja
Stefanus Liong Counseling bekerja sama dengan PT Kurnia Aneka Gemilang mengadakan Workshop Membuka Rahasia Interview Kerja
Laki-laki berkacamata ini menambahkan, gunakan kata-kata akademis. Tunjukkan bahwa kita intelek. Tunjukkan kita punya kelebihan. Jangan memperluas permasalahan. Jangan sembarangan memasukkan CV dan melamar pekerjaan.
"Sederhana tetapi prakteknya susah. Ada yang sepele misalnya bersikap pantang menyerah, selalu bersikap positif dan menjaga makanan. Ketika Anda akan wawancara, pastikan tempat wawancara, datang lebih awal, tegur sapa," katanya.
Jaga penampilan, tambahnya. Kebersihan pakaian, keseraian pakaian, keselarasan makeup, kerapihan penampilan.
Jangan lupa ucapkan salam terlebih dahulu kepada pewawancara. Tetap berdiri sampai dipersilakan duduk, lakukan kontak mata, fokus pada pertanyaan dan tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada perusahaan.
Gunakan bahasa baku, tampilkan hal positif, tunjukkan energi dan percaya diri, tunjukkan apa yang anda buat untuk perusahaan, akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya, ucapkan terima kasih.
Hindari mengganggap remeh, merokok atau mengunyah permen, duduk selonjor atau bersandar, berbicara terlalu keras atau terlalu lembut, membuat lelucon, menjawab sekadarnya.
"Jangan menjawab ya, tidak, entah, udah enggak semangat lagi nanti pewawancara. Kaya sakit gigi," ujarnya yang disambut tawa peserta.
Seseorang dapat gagal dalam tahap wawancara menurutnya karena tidak siap, gugup, tidak fokus, patah semangat, pesimis, kalah sebelum bertanding. Terlalu lama berfikir, mengalihkan topik pembicaraan, menyalahkan mantan atasan atau perusahaan lama dan berbohong.
"Awal keberhasilan adalah wajah yang ramah. Jadi, jangan lupa untuk tersenyum. Ketika sebelum dan sesudah diwawancarai," tutupnya.
Praktik Langsung
Dalam worshop yang diikuti oleh sekira 30 orang tersebut, peserta mendapatkan pelatihan langsung bagaimana seharusnya sikap dan pertanyaan yang dijawan ketika sedang interview.
Semuanya disampaikan secara jelas dan mengalir oleh Stefanus Liong CBC NLP prac M Th. Ia beberapa kali mempraktikkan bahasa tubuh dan sikap seorang peserta wawancara.
"Hindari perkataan tidak, tetapi dan jangan. Kalau tidak tahu, jawablah, saya belum mendalaminya," terangnya.
Ia menambahkan, usahakan bersikap tenang dan mengucapkan apa yang dikuasai. Saat gugup, tarik nafas perlahan dan fikirkan tentang keberhasilan. Maka, kita akan lebih tenang.
"Usahakan badan Anda miring sedikit dengan pewawancara. Itu akan membuat kita lebih sebagai partner yang sedang berkomunikasi," terangnya.
(cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stefanus-liong-cbc-nlp-prac-m-th-saat-memberikan-workshop.jpg)