Gede Pasek Suardika Bilang Mungkin Prabowo Trauma, Takut Berita Hoax seperti Ratna Sarumpaet

Gede Pasek Suardika juga menyinggung soal kasus kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet beberapa waktu yang lalu.

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
I Gede Pasek Suardika 

"Mungkin saja trauma.... takut berita hoax dimuat lagi.

Trauma Jumpa Pers Ratna Sarumpaet yang ternyata hoax kelas berat padahal sudah diekspose live lagi.

Narasumbernya masih sama soalnya," tulis Gede Pasek Suardika.

Cuitan Gede Pasek Suardika
Cuitan Gede Pasek Suardika (Twitter/@G_paseksuardika)

Sementara itu diberitakan sebelumnya, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengungkapkan kekecewaannya atas pemberitaan di sejumlah media terkait acara Reuni Akbar 212 yang digelar Minggu (2/12/2018).

Dikutip TribunWow.com dari tayangan Kompas TV, Rabu (5/12/2018), Prabowo Subianto menilai media seharusnya memberitakan Reuni Akbar 212 secara apa adanya.

Menurut ketua umum Gerindra itu, media harus lebih obyektif dalam memberitakan sebuah peristiwa besar.

"Iya tapi redaksi kamu bilang nggak ada orang di situ, hanya berapa puluh ribu itu kan tidak obyektif, nggak boleh dong."

"Kebebasan pers, journalism itu harus obyektif memberitahu apa adanya," kata Prabowo Subianto.

Baca: Menguak Alasan Erick Thohir Siap Jadi Ketua Umum PSSI Gantikan Edy Rahmayadi, Berikut Penjelasannya

Jika hal itu terus dibiarkan, kata Prabowo, masyarakat akan meninggalkan media.

Prabowo juga mengatakan jika dirinya sudah tidak percaya lagi kepada media yang tidak jelas.

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved