Breaking News

Inilah Jalan 'Tercantik' di Sumut, Ruas Jalan Batugajah Humbahas - Batas Pakpak Bharat

Ruas jalan ini hanya sepanjang 7 KM dari Batugajah, Desa Sion Julu hingga ke Perbatasan Pakpak Bharat.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN-MEDAN.COM/HO
Ruas jalan perbatasan Humbang Hasundutan dengan Pakpak Bharat. 

Ia menyebut beberapa aspek pendukung  atas pentingnya pembangunan ruas jalan tersebut, di antaranya aspek ekonomi, aspek wisata, aspek sosial budaya, dan aspek lingkungan.

1. Aspek Ekonomi

Dari aspek ekonomi, ruas jalan ini sebagai modal sosial masyarakat merupakan katalisator di antara proses produksi, pasar, dan konsumen akhir.

Kecamatan Parlilitan dan Kecamatan Tarabintang, dan Kecamatan Pakkat dikenal sebagai penghasil Kemenyan dan penghasil tanaman hutan lainnya seperti Kopi, Karet, Durian, Petai, Jengkol, dan lain-lainnya.

Namun, hasil-hasil tersebut sulit dipasarkan karena prasarana jalan hingga transportasi yang kurang mendukung. 

Membawa hasil pertanian ke pasar masih identik dengan pikul dan berjalan kaki hingga puluhan kilo meter. 

Hasilnya pun hanya bisa dijual kepada tauke yang harganya jauh dari harga yang seharusnya bisa dijual ke Kabupaten atau ke Kota Medan.

Jika infrastruktur dan transportasi lancar di antara kedua kabupaten itu, tentu harga akan semakin bersaing dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat setempat.

2. Aspek Wisata

Dari aspek wisata, gugusan pegunungan, lembah-lembah, dan sungai-sungai yang ada di wilayah Parlilitan dan Tarabintang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan pencinta alam, seperti arung jeram dan pendaki gunung.

Sebagaimana dilansir dari Pelita Batak bahwa Federation Fransaise Canor Kayak (FFCK), salah satu perkumpulan pegiat arung jeram yang berasal dari negara Perancis, pada 27-28 September 2018 yang lalu menjejaki sungai Simonggo Desa Sion Timur Kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbanghasundutan.

Kelima turis asing ini, sengaja datang ke Indonesia untuk melihat dan merasakan potensi alam arus deras dalam petualangan arung jeram.

Memang, sungai Simonggo selain dikenal dengan deras alirannya, sungai ini juga sudah dipergunakan di beberapa titik aliranya sebagai pembangkit tenaga listrik.

Sungai ini merupakan salah satu sungai terbesar yang ada di Kabupaten Humbanghasundutan, Sumatera Utara. 

Aliran sungai ini berakhir di Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved