Penjelasan Psikolog Kenapa Lulusan Sarjana dan Berpendidikan Tertarik Bully Artis Dian Nitami
Seorang warganet melemparkan komentar pedasnya pada Dian Nitami. Komentar tersebut kurang pantas
Mereka yang merasa jelas memiliki suatu status mencari cara supaya tetap terlihat lebih tinggi, yaitu dengan menjatuhkan orang lain.
Dengan alasan itulah komentar yang mereka berikan menyerang status sosial orang lain yang terkait dengan keturunan keluarga, prestis, atau kelompok-kelompok tertentu.
Secara prestis, status Dian sebagai artis diejek oleh warganet tersebut. Bisa dikaitkan, warganet tersebut mungkin merasa tidak aman dengan posisi sosialnya.
Tidak berarti Dian Nitami benar-benar memiliki hidung yang perlu dioperasi, atau memang tidak punya uang sama sekali.
Warganet ini menyerang hal-hal yang membuatnya merasa tidak aman.
Media sosial adalah sarana yang tepat untuk menjatuhkan orang lain, dan para pelaku ini tentunya merasa lebih aman karena terlindung di balik tabir identitas online.
Para pelaku ini menikmatinya, apalagi jika penerima komentar itu merasa dipermalukan.
Maka semakin puas si pelaku, karena sudah bisa menyerang lebih dulu.
Dengan seperti itu dirinya menganggap sudah ‘menang’.
Orang-orang yang gemar menjatuhkan seperti ini baiknya tidak dibiarkan begitu saja.
Untungnya komunitas online mulai sadar melepaskan para penyebar komentar jahat tidak akan menyelesaikan masalah.
Namun sebagai pengguna media sosial yang bijak, kita harus tetap berhati-hati dan tidak langsung terpengaruh komentar orang-orang seperti ini.
Artikel ini tayang di Nakita -- Kasus Body Shaming Pada Dian Nitami, Ini Alasan Orang Berpendidikan Berani Melakukannya
Anisa Annan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anjasmara-dan-dian-nitami.jpg)