Atraksi Mendebarkan Dua Bidadari Cantik Dikawal Dua Pangeran di Tong Setan
Atraksi para joki sepeda motor di dalam Tong Stand atau yang sering disebut Tong Setan
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Paling utama, katanya, kondisi ban dan rantai motor harus benar-benar kondisi baik.
"Bagaimana pun, keselamatan yang utama dalam atraksi ini," ujarnya.
Soal kebisingan di telinga dan kepala pusing, kata Jefri, hal itu tidak terjadi karena niat keberanian dan kebiasaan.
Tapi paling utama, adalah kondisi tubuh harus fit. Istrirahat cukup.
"Kadang kalau kondisi tubuh kurang fit, kepala bisa puyeng juga," jelasnya.
"Tapi kalau tubuh fit, rasa pusing itu tidak ada karena sudah terbiasa," lanjutnya.
Sementara Alex (19) yang atraksinya paling memukau, mengaku sekitar 1 tahun telah berkecimpung di dunia joki tong stand tersebut.
Baginya, ini adalah pekerjaan sekaligus hobi.
Pekerjaannya ini pun, turut didukung keluarga.
"Pastinya didukung keluarga, minta doa agar tetap lancar dan selamat," ujarnya.
Dalam atraksi, Alex bukan cuma lihai mengendarai motor, tetapi juga melakuan atraksi dengan menggowes sepeda.
Sepeda yang digowesnya mengikuti sepeda motor yang dikendarai Fitri dan Jefri.
Menurutnya, semua yang dilakukannya karena keberanian dan keterbiasaan.
Para joki beratraksi dengan sesekali mengemudi sambil berbaring, berdiri, mengangkat sebelah kaki, atau memindahkan kedua kaki di sisi yang sama.
Dan mereka semua melakukannya tanpa helm pelindung kepala, tanpa pengaman apa pun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/joki-perempuan-di-tong-setan.jpg)