Korban Kebakaran di Desa Lae Parira Berharap Bantuan dari Pemerintah: Kami Berharap ada Bantuan

Salah satu korban kebakaran, Justin Marbun mengaku pasca-kebakaran belum ada menerima bantuan apapun dari pemerintah.

Ist
Kebakaran hebat di Desa Lae Parira, Kecamatan Lae Parira, Dairi pada Jumat (15/2/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan 14 rumah pada Jumat (15/2/2019) siang di Desa Lae Parira, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi menyisakan kesedihan bagi para korban.

Para korban yang rumahnya ludes terbakar kini untuk sementara hanya bisa menumpang dikediaman kerabat maupun tetangga sekitar. Mereka sangat berharap perhatian dari pemerintah.

Salah satu korban kebakaran, Justin Marbun mengaku pasca-kebakaran belum ada menerima bantuan apapun dari pemerintah.

"Kalau sepengetahuan saya sampai saat ini belum ada. Informasinya hari ini katanya bakal ada bantuan masuk dari Pemkab. Tapi belum ada kami lihat," kata Justin, Sabtu (16/2/2019).

Namun, menurutnya ia dan para korban lainnya masih beruntung, karena setelah kejadian bisa menumpang untuk sementara waktu di rumah sejumlah tetangga yang masih ada hubungan keluarga.

Dikunjungi Eddy Berutu, Warga Lae Parira Langsung Jatuh Cinta

BREAKING NEWS, Kebakaran Besar Hanguskan 12 Rumah di Dairi, Ini Video dan Foto-fotonya. .

"Disini kebetulan masyarakatnya pada masih ada hubungan keluarga. Jadi kami masih terbantu untuk tempat tinggal sementara. Mereka yang minta kami tinggal di rumahnya," sebutnya.

Kini, ia sangat berharap dengan uluran dari pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya para korban sangat membutuhkan sembako dan pakaian layak pakai.

Bangun Sarang Walet di Hutan Lindung, Polda Sumut Panggil Kadis Perizinan Terpadu Labura

PDBI Sumut Tunggu Keputusan Final Rapat KONI Soal Drum Band di PON Papua 2020

Djarot Saiful Hidayat Puji Keindahan Kampung Siosar di Kabupaten Karo: Seperti Desa di Atas Awan

"Pas kebakaran kemarin sebagian pakaian dan beberapa lainnya masih bisa terselamatkan. Sebagian lagi hangus terbakar. Jadi kami berharap ada bantuan sembako, pakaian juga. Apalagi seragam anak, ada yang nggak sempat diselamatkan," ungkapnya.

Sementara Sekda Pemkab Dairi, Sebastianus Tinambunan mengaku akan segera turun langsung ke lokasi kebakaran di Desa Lae Parira sekaligus menyerahkan bantuan.

Daftar Mafia Sepak Bola Indonesia yang Dijadikan Tersangka oleh Satgas Antimafia Bola

Pelatih PSMS Kesulitan Tentukan Pemain Inti karena Pemain Profesional Belum Tiba di Kebun Bunga

Musisi Tak Sadar Mobilnya Dicuri saat Tidur di Kursi Belakang, Terbangun Setelah Ban Mobil Lepas

Hal itu disebabkan ketika peristiwa kebakaran berlangsung, dirinya tengah berada di luar Dairi menjalankan tugas kedinasan dan baru saja tiba di Sidikalang hari ini, Sabtu (16/2/2019)

"Kebetulan kemarin saya lagi dinas luar kota. Begitu dapat info saya segerakan balik dan baru saja sampai di Dairi. Satu jam lagi saya mau ke lokasi nyerahkan bantuan, termasuk mendata bantuan apa saja yang akan diberikan selanjutnya," kata Sebastianus yang dihubungi via telepon.

Beringas saat Peras Pedagang Ayam, Kini Preman Kaleng-kaleng yang Mengaku Keluarga Besar TNI Loyo

Bos UFC Tak Restui Laga Antara Conor McGregor Lawan Anderson Silva

Ditahan di Lapas, Fausi Gilir Pacar dan Cewek ABG yang Membesuk, Masuk Sel Lagi, Ini Kronologinya

Adapun bantuan yang rencananya Pemkab Dairi berikan kepada para korban kebakaran berupa sembako dan juga seragam sekolah.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved