Breaking News

Ibu Pelaku (Emak-emak) yang Terjerat Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf pada Jokowi

Orangtua sempat melarang Haryani masuk ke dalam relawan Pepes, pendukung Prabowo-Sandi. Begini alasannya

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
wartakota
Ibu Pelaku (Emak-emak) yang Terjerat Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf pada Jokowi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ibu Pelaku (Emak-emak) yang Terjerat Ujaran Kebencian Menangis Minta Maaf pada Jokowi

Hariyani (54) ibu Ika Peronika, tersangka kasus ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo, menangis dan meminta maaf kepada Jokowi.

Ia meminta agar anaknya tidak dilakukan proses hukum.

Baca: 10 Daftar Artis Dinikahi Pengusaha, Termasuk Syahrini, Dian Sastro, Nia Ramadhani dan Krisdayanti

Baca: Memanas soal HGU, KPK Bilang Harus Masuk LHKPN karena Dianggap Punya Nilai Ekonomis

"Saya sampaikan permohonan maaf ke Pak Jokowi atas kesalahan anak saya. Kasihan anaknya masih pada kecil. Mohon maaf pak, mohon maaf pak, kalau anak saya salah," kata Haryani.

Haryani  ditemui Warta Kota di rumahnya di RT 04 RW 03, Kampung Kalioyod Desa Wanci, Kota Baru, Kabupaten Karawang, Kamis (28/2/2019).

Hariyani mengatakan anaknya tidak bersalah, pasalnya anaknya hanya terbawa politik. Anaknya juga tidak paham dan mengerti soal hukum.

"Anak saya hanya pendukung setia saja. Anak saya engga ngerti jadi dia anggap yang dilakukannya biasa-biasa saja. Saya mohon dicabut, pertimbangkan lagi. Jangan sampai berjalan proses hukumnya," katanya.

Kini kata Haryani, ketiga anak Ika Peronika diurus oleh dirinya. Pasalnya, suami Ika kerja seharian.

"Anaknya Ika, atau cucu saya urus. Kasihan dia suka tanyain ibunya. Anaknya sering nangis. Saya bingung jelasinnya, anak usia 5 tahun, SD sama SMA kelas 1," ujarnya.

Hariyani (54) ibu Ika Peronika tersangka kasus ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo, menangis dan meminta maaf kepada Jokowi.
Hariyani (54) ibu Ika Peronika tersangka kasus ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo, menangis dan meminta maaf kepada Jokowi. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Kuasa Hukum Utusan Prabowo-Sandi

Ia sempat melarang saat anaknya masuk ke dalam relawan Pepes, pendukung Prabowo-Sandi. Pasalnya, anaknya itu masih punya anak kecil dan suami.

"Saya bilang engga usah ikut relawan gitu, kan harus kumpul menyita waktu. Kasihan anak sama suami. Tapi ya mau gimana, dia sudah dewasa saya engga bisa melarang lebih jauh," ungkapnya.

Ia juga meminta Prabowo-Sandiaga Uno memerhatikan kasus hukum yang menimpa anaknya. Hal itu dikarenakan anaknya sampai seperti ini mendukung dan bangga kepada keduanya.

"Saya terima kasih, sudah ada tim kuasa hukum utusan Prabowo-Sandi buat bantu kasus anak saya. Tolong juga perhatikan anak-anaknya Ika," jelasnya.  

Diakhir wawancara, Haryani terus berulang-ulang menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo atas perbuatan dan kesalahan anaknya.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved