Selalu Pakai Jimat yang Diyakini Membuatnya Kebal, Pria Ini Tewas Tertabrak Truk

Bicara hal yang berbau mistis memang tidak ada habisnya. Maklum saja, hal seperti itu banyak diminati orang.

Thaich8 News
Sanom Chantaraphirom, seorang lelaki berusia 58 tahun dari Thailand yang menjadi terkenal, karena tampil mengenakan baju Buddha, setiap saat 

Sebelum aksi penyerangan itu, keduanya sempat berdebat tentang kemampuan jimat tersebut.

Korban bernama Nai Atchawanit yang berusia 30 tahun, diketahui telah mengatakan kepada biksu Niwan Phrachakasem, bahwa kalung jimat yang ia jual memiliki kekuatan tinggi dan dapat menahan serangan.

 

Biksu tebas leher penjual jimat, untuk buktikan bahwa jimat itu berfungsi dengan baik
Biksu tebas leher penjual jimat, untuk buktikan bahwa jimat itu berfungsi dengan baik (Viral Press)

Biksu Niwan tidak percaya akan ucapan pria itu. Dan untuk membuktikan, dia mengeluarkan pisau sepanjang 12 inci miliknya, lalu menebas leher Atchawanit.

Dalam rekaman video yang beredar, pria penjual jimat itu terluka itu jatuh ke tanah dengan darah yang berceceran.

Seorang turis pemberani lalu datang dan membantu, agar pria itu tidak kehilangan banyak darah. Sementara biksu hanya berdiri dan melihat.

Turis itu terdengar meminta bantuan pada penduduk, namun mereka terlalu takut untuk campur tangan.

Polisi tiba di lokasi dan menangkap biksu.

Kepada polisi biksu menyampaikan bahwa korban lah yang memintanya untuk menikamnya, sekaligus untuk menguji kekuatan jimat yang dijualnya.

Petugas menahan Phrachakasem dalam tahanan, sambil menyelidiki lebih lanjut.

Letnan Jenderal Mitrak mengatakan korban menderika luka sepanjang 20 cm di kepalanya dan sebuah pisau besar ditemukan dari tempat kejadian.

 

Paramedics and police rushed to the scene to takeover from the brave efforts of the English-speaking bystander

Lokasi kejadian dikerumuni warga

“Saksi-saksi di tempat kejadian menggambarkan pertengkaran antara biarawan dan korban. Kami tidak tahu apakah penyerang itu adalah biksu sungguhan dan latar belakangnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan memeriksa CCTV dan menginterogasi kedua pihak untuk menemukan cerita lengkap dan menuntut pelaku.

 

Ini videonya:

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved