News Video

LONGSOR LAGI, Jalan Siantar- Tanah Jawa Kembali Putus, Berikut Video di Lokasi. .

Jalan penghubung Kota Pematangsiantar- Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, kembali terputus, Jumat (5/4/2019).

Penulis: Tommy Simatupang | Editor: Hendrik Naipospos
Tribun Medan
Jalan penghubung Kota Siantar- Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, kembali longsor di Desa Parbolangan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Jalan penghubung Kota Pematangsiantar- Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, kembali terputus, Jumat (5/4/2019).

Jalan yang sebelumnya telah ditimbun kembali longsor.

Batang pohon kelapa yang didirikan untuk menahan tanah timbunan juga sudah terjatuh dan tergeletak di jurang.

Petugas pun kembali menutup jalan bagi pengendera.

Data yang diperoleh Tribun Medan, jalan yang tepatnya di Desa Parbolangan ini telah longsor ketiga kalinya dalam setahun terakhir.

Akses hanya menyisakan sekitar 100 cm, hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki.

Video kondisi di lapangan;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

VIDEO: Terdengar Bisikan Luhut ke Kyai Zubair saat Berikan Amplop hingga Jadi Trending Topic

Ini 10 YouTubers dengan Penghasilan Tertinggi di Dunia, Siapa Paling Tajir?

VIDEO: Petugas Nekat Letuskan Tembakan ke Kapal Berbendera Malaysia

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Hasudungan Panggabean mengatakan longsor terjadi pada Kamis (4/4/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Hujan yang deras melanda Kota Pematangsiantar dan sekitarnya menghantarkan aliran air deras menuju lokasi longsor.

"Kalau hujan deras memang wilayah ini kerap longsor. Sangat rawan longsor," ujarnya.

Pengendara melintas di jalan yang longsor di Nagori Marumbun Jaya Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Rabu (10/10/2018).
Pengendara melintas di jalan yang longsor di Nagori Marumbun Jaya Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Rabu (10/10/2018). (Tribun Medan / Tommy Simatupang)

Pantauan tribun-medan.com pengendara roda dua dapat melintas di kebun sawit yang berada di samping lokasi.

Satu alat berat eskavator juga sudah bekerja di kebun sawit untuk membuka jalan baru.

Jalan baru ini sebagai sarana sementara untuk pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sumut.

Namun, para pemuda setempat atau warga setempat telah meminta uang dengan alasan membantu melintasi kebun sawit tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved