Breaking News

Pelajar Indonesia di Inggris Sebut Temannya di Kampus Simpan Makanan Mereka saat Tahu Dia Berpuasa

Mahasiswa semester 4 di Surrey University ini malah cukup semangat. Apalagi puasa kali ini bukan puasa pertamanya jauh dari Indonesia.

Tayang:
Penulis: Ayu Prasandi |
Tribun Medan/Adnan
Pelajar Indonesia di Inggris Sebut Temannya di Kampus Simpan Makanan Mereka saat Tahu Dia Berpuasa. Adnan saat berbuka puasa di kampusnya University of Surrey. 

Pelajar Indonesia di Inggris Sebut Temannya di Kampus Simpan Makanan Mereka saat Tahu Dia Berpuasa

TRIBUN-MEDAN.com -Bagi Adnan Imam Hernugroho menjalankan ibadah puasa di negeri orang, tepatnya di Guildford, Inggris tak membuatnya kemudian patah semangat dan tidak berpuasa.

Mahasiswa semester 4 di Surrey University ini malah cukup semangat. Apalagi puasa kali ini bukan puasa pertamanya jauh dari Indonesia.

"Kalau tradisi besar mungkin tidak ada, tapi paling tradisi keluarga aja. Dulu selama tiga tahun pertama aku di sini sama mama dan papa serta kakakku. Selama tiga tahun itu, setiap Ramadan aku sering kunjungi kerabat di kota lain," ujar pria yang akrab disapa Adnan tersebut saat dihubungi Tribun, Selasa (7/5/2019).

Ia menuturkan, untuk suasana Ramadan ditempatnya tinggal terbilang biasa saja. Tidak semeriah Ramadan di Indonesia, seperti di Jakarta kota ia dan keluarganya tinggal.

"Kalau suasana mungkin gak semeriah di Jakarta. Paling kelihatan suasana Ramadan saat di kampus karena di kampus ada Islamic Society dan setiap Ramadan mereka mendirikan tenda besar di kampus yang digunakan untuk buka puasa bersama dan Salat Maghrib, Isha serta Taraweh," tuturnya.

 

Dimas Sumatri Paling Doyan Minuman Dingin dan Ayam Goreng Buatan Ibu untuk Menu Buka Puasa

Fahri Hamzah Sempat Bereaksi Keras Kasus Pemukulan, Ratna Sarumpaet: Fahri Maaf, Saya Berbohong

 LIGA CHAMPIONS - Jelang laga, Kehawatiran Pelatih Barcelona, Liverpool Comeback di Kandang

Ia menerangkan, dan di situ suasana Ramadan paling terasa karena bisa bertemu dengan teman-temannya yang beragama muslim yang juga menjalankan ibadah puasa dari berbagai negera tak hanya Indonesia.

"Tolerasi untuk umat beragam di sini juga cukup tinggi, mereka tetap makan dan minum seperti biasa. Namun on some occasion, mereja tahu dan bertanya apakah saya puasa dan beberapa dari mereka jika tahu saya puasa akan memasukan makanan ke dalam tas jika berada di dekat saya walau saya juga bilang tidak apa-apa," terangnya.

 

Sopir Angkot di Sibolga Mandapot Pasaribu Menuju Parlemen, Disepelekan dan Hanya Pasang 2 Baliho

Dibayangi Aksi People Power, Ini Prediksi Panglima TNI saat Rekapitulasi Pemilu dan Peringatan KSAD

Corak Melayu Kerajaan Padang Bukti Peradaban Islam di Kota Tebingtinggi

Selama menjalankan puasa di negara orang, ia menjelaskan ada beberapa hal yang membuatnya rindu seperti merindukan makanan khas menu berbuka puasa dan merindukan makanan favoritnya yaitu Ikan Goreng Kecap dan Somay.

"Kalau dulu waktu keluarga masih di sini setiap buka puasa selalu ada kurma dan teh. Kadang-kadang kalau pesan cathering gitu suka ada Kolak, Kacang Hijau dan lainnya. Tapi sekafang karena sendiri maka buka puasa hanya dengan kurma dan air putih saja," jelasnya.

 

VIDEO: Kulkas Sedekah di Medan, Warga Bisa Ambil dan Letak Makanan-minuman selama Ramadan

PRABOWO TERBARU - Terkuak dari Media Asing yang Diundang, Prabowo Singgung Isu People Power Begini

Ia mengungkapkan, memang untuk menjalankan ibadah di negeri orang cukup memberika tantangan apalagi di kawasan tempatnya tinggal sulit ditemui masjid.

"Kalau secara personal yang challenging itu salat Isha dan Taraweh serta Subuh. Karena Salat Isha dan Taraweh bisa malam sekalj sekitar pukul 10 atau 11 malam. Sedangkan kalau subuh bisa pukil 2.30 atau 3 dini hari," ungkapnya.

Ketika di kampus ia melakukan ibadah denva memanfaatkan ruangan khusus untuk mengerjakan salat lima waktu dan juga salat Jumat.

 

Masuk SD Rogoh Kocek Rp 66 Juta, Sekolah Multinasional Dianggap Lebih Berkualitas

Masjid Raya Al Osmani Sediakan Bubur Pedas untuk Buka Puasa Setiap Hari Kamis

"Kalau bulan puasa di kampus ada tenda yang besar untuk kita pakai salat sehari-hari selama puasa. Kalau di tempat tinggal saya, selama ini belum pernah melihat atau menemukan tempat jbadan seperti masjid, jadi kalau di tempat tinggal saya beribadah di rumah," tuturnya.

Ia juga memiliki beberapa pengalaman unik dan menarik selama tinggal di luar negeri apalagi saat bulan Ramadan yaitu berkumpul dengan para mahasiswa dan pemuda Indonesia untuk melakukan buka puasa bersama.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved