Suami Gugur Diberondong Peluru KKB Papua, Istri Pratu Kasnun Ungkap Pesan Terakhir Sang Suami
KKSB yang diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran berhasil di pukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan.
Menurut data yang dihimpun kontak tembak TNI dari Satgas YR 321/GT dengan kelompok separatis pimpinan Egianus Kogoya terjadi ujung bandara Mugi, pukul 09.00 WIT.
Dalam insiden itu satu prajurit TNI atas nama Pratu Kasnun tewas usai terkena tembakan dibagian punggung kiri hingga tembus dibagian bahu kiri depan.
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Muh.Aidi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dimana saat ini jenazah Pratu Kasnun, korban penembakan telah disemayamkan di Timika, setelah sebelumnya dievakuasi dari Nduga menggunakan heli Asian One PK-LTA.
"Nyawa prajurit kami Pratu Kasnun tidak dapat tertolong ketika hendak mendapatkan perawatan medis usai terkena tambak ketika terjadi kontak senjata dengan kelompok separatis pagi tadi," ungkapnya Senin (13/5) siang.
Aidi pun menerangkan kontak tembak terjadi ketika anggota Satgas YR 321/GT berjumlah 16 orang Dipimpin Serka Acep Sujai berangkat menuju ujung bandara Mugi untuk melaksanakan Patroli sekaligus mengambil air karena.
"Saat sedang bergerak menuju tempat tersebut terdengar bunyi tembakan dari arah ketinggian kurang lebih 100-200 meter selanjutnya terjadi kontak tembak dengan Kelompok KKSB yang mengakibatkan salah seorang anggota atas nama Pratu Kasnun kena tembakan," terangnya.
Sang Istri Meratap Atas Kepergian Pratu Kasnun
Gugurnya Pratu Kasnun membuat istri Wenny Ariesty sangat kehilangan. Rasa kehilangan akan kepergian sang pacar pun dia curahkan di facebooknya.
Awalnya dia menuliskan tentang suaminya yang berperang melawan KKB Papua, dan mendapat tembakan di badannya.
"Sayangku. Kamu laki-laki kuat yg aku kenal. Kamu laki-laki hebat yg aku kenal. Kamu bukan laki" lemah. Bertahan ya sayang. Ragaku lebih sakit rasanya mendengar badanmu terluka.. Kamu akan baik-baik aja," tulisnya.
Kemudian setelah dia mendapat kabar bahwa sang suami telah pergi meninggalkan dirinya selamanya, dia pun kembali menuliskan rasa sedihnya.
"Innalillahi wa inaillaihi rajiun.. Kesayanganku. Istirahat yg tenang yaa.. kita janji sehidup sesyurga. Jemput dek ya nanti dek tunggu. Katamu aku wanita kuat. Kau janji untuk pulang menemuiku. Tapi Allah lebih sayang kamu.. aku wanita kuatmu. Aku menyayangimu. Syurga tempatmu kesayanganku," tulisnya.

Usai menuliskan kesedihanya dia pun kembali mencurahkan pesan dari sang Suami yang dia terima sebelum pergi ke Papua untuk menjaga keutuhan NKRI.
"3 pesan abg sebelum brgkat
1. Abg pamit yaa, jaga diri baik-baik, pulang dari papua abg tepati janji abg. Abg ngumpulin rejeki untuk kita. Barang" kita ini pindahin aja ke rumah dinas. Nnti pulang dari papua kita rehap rumah dinasnya. semua barang nya bawa semua pindahin semua.