Pasien Meninggal Setelah Disuruh Pulang Dokter RSUD Sidikalang, Bupati Dairi Minta Maaf

Eddy mengaku telah membentuk tim untuk menyelidiki kasus ini. Hasilnya, tidak ada ditemukan kesalahan prosedural.

Pasien Meninggal Setelah Disuruh Pulang Dokter RSUD Sidikalang, Bupati Dairi Minta Maaf
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Pasien Meninggal Setelah Disuruh Pulang Dokter RSUD Sidikalang, Bupati Dairi Minta Maaf. Bupati Dairi Eddy Berutu menjelaskan perihal kasus kematian pasien Romauli, ibu muda yang meninggal dunia usai disuruh pulang dokter RSUD Sidikalang, Rabu (15/5/2019) malam di Kantor Bupati Dairi, Sidikalang. Bupati didampingi wakilnya, Jimmy Sihombing, dan Sekdakab Dairi Sebastianus Tinambunan. 

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi memohon maaf dan mengucapkan turut berdukacita atas kejadian ini. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi kita, khususnya RSUD Sidikalang, untuk dapat meningkatkan pelayanan," ujar Eddy mengakhiri.

Andrianto Simaremare (pakai kaos), suami dari Romauli br Simamora - pasien ibu melahirkan yang meninggal dunia usai ditolak RSUD Sidikalang, menuturkan kisah yang menyebabkan istrinya meninggal dunia, saat ditemui di rumahnya di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Senin (13/5/2019).
Andrianto Simaremare (pakai kaos), suami dari Romauli br Simamora - pasien ibu melahirkan yang meninggal dunia usai ditolak RSUD Sidikalang, menuturkan kisah yang menyebabkan istrinya meninggal dunia, saat ditemui di rumahnya di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Senin (13/5/2019). (TRIBUN MEDAN/DOHU LASE)

Pasien Disuruh Pulang Meninggal Dunia

Seorang ibu muda warga Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Romauli br Simamora (24), meninggal dunia usai 'ditolak' oleh RSUD Sidikalang, Sabtu (11/5/2019) kemarin.

Keluarga mengaku, pihak RS menolak lantaran menganggap kondisi Romauli baik-baik saja, sehingga disarankan pulang dan berobat di poskesdes saja.

Di poskesdes, istri dari Andrianto Simaremare (23) ini ternyata mengalami demam tinggi. Beberapa jam kemudian, ia pun mengembuskan nafas terakhirnya.

Anggota keluarga Romauli yang lain, Dohar Sihite menuturkan, kejadian nahas ini berawal saat Romauli mengalami partus spontan di rumah mereka di Desa Pandiangan, Jumat (10/5/2019) sore.

Padahal, usia kandungan Romauli baru sekitar tujuh bulan. Tanpa buang waktu, keluarga pun langsung membawa Romauli ke Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di desa mereka.

Di sana, persalinan Romauli ditangani oleh bidan desa setempat. Sekitar pukul 16.00 WIB hari itu, persalinan bayi Romauli selesai. Namun, kondisi bayinya sudah tak bernyawa.

Khawatir terjadi hal buruk terhadap kesehatan Romauli, bidan desa bersama keluarga membawa Romauli ke RSUD Sidikalang.

Setiba di UGD RSUD Sidikalang sekitar pukul 20.00 WIB, Romauli langsung dibawa masuk. Setelah dicek, tenaga medis di sana menyatakan kondisi Romauli tidak darurat, sehingga disarankan untuk dibawa kembali pulang ke desa.

Halaman
1234
Penulis: Dohu Lase
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved