Breaking News

TERUNGKAP Permintaan Terakhir Vikaris Melinda Zidemi setelah Diikat Dua Pria yang Membunuhnya

Kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni 365, pasal 338 dan 340. "Ancamannya hukuman mati," jelasnya.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
RM Resha Ali/Sriwijaya Post
TERUNGKAP Permintaan Terakhir Vikaris Melinda Zidemi setelah Diikat Dua Pria yang Membunuhnya. Dua tersangka pembunuhan Melindawati Zidomi di areal perkebunan PT Sungai Mas Persada yakni Hendri (18) dan Nang (20). 

Setelah itu pulang ke mesnya di jalan dihadang kayu balok oleh pelaku.

Diperkirakan korban digotong dibawa pelaku masuk kebun.

Masih kata Asmadi, pukul 23.00 Nita melaporkan kejadian tersebut ke mes teman korban.

Lalu karyawan PSM langsung bergegas mencari korban sampai ditemukan pukul 05.00 dengan kondisi mengenaskan.

Kedua kaki dan tangan terikat, celana dalam sudah terlepas di samping korban dan ditutupi dengan kain serta jaket.

"Korban sudah 1,5 tahun mengabdi menjadi pendeta di desa tersebut, dia dikenal baik dan ramah oleh tetangga sekitar.

Hanya saja ia tidak begitu mengenal korban karena selama ini tidak pernah melaporkan diri," tegas Asmadi.

Masih kata Asmadi, setelah jasad ditemukan ia langsung melapor ke Polsek Air Sugihan pukul 07.00 anggota datang ke lokasi dan membawa jasad korban ke Klinik OKI Pupl and Paper Mills.

Ikut Mencari Korban

Sebelum ditangkap, ternyata Nang dan Hendri sempat ikut mencari korban Melinda Zidemi ketika warga yang tinggal di Desa Sungai Baung Air Sugihan OKI, Sumsel heboh sang calon pendeta tidak pulang ke messnya hingga malam hari.

"Jadi kami setelah melakukan pembunuhan, langsung balik ke mess.''

Motif dibalik kasus pembunuhan calon pendeta <a href='https://medan.tribunnews.com/tag/melinda-zidemi' title='Melinda Zidemi'>Melinda Zidemi</a>.

Motif dibalik kasus pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi. (Kolase KOMPAS.com/AJI YK PUTRA dan Tribun Sumsel)

Malamnya kami dengar kalau ada yang hilang," ujar pelaku Nang, Jumat (29/3/2019).

Pada malam kejadian, Senin (25/3) saat warga heboh mencari korban, kedua pelaku ikut bergabung dengan warga Divisi 4 guna mencari keberadaan sang vikaris.

"Malam itu waktu dikabarkan ada warga yang hilang, kami ikut berkumpul.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved