Komunitas Indonesia Melek Media Ajak Masyarakat Kritis Informasi
Inisiator IMMedia yang sekaligus menjadi salahsatu narasumber mengatakan bahwa media yang tidak berimbang bagaikan sebuah monster.
Penulis: Alija Magribi |
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Diskusi dengan tema 'Media Milik Siapa' di Warunk Everyday Jalan Dr Mansyur No. 134 Medan, mengajak mahasiswa dan berbagai komunitas untuk memahami metode penyiaran.
"Hal itu diatur dalam UUD 1945 dalam Pasal 33. Rakyat adalah tuan tanah atas frekuensi yang dipakai perusahaan media memberikan pesan," ujar Marina.
Apa yang dikatakan Marina tampaknya cukup membingungkan anggota komunitas yang hadir yang beberapa berasal dari Go River, Earth Hour dan Aksi Turun Tangan dan sebagainya. Oleh karenanya ia mengajak untuk memahami metode yang dipakai siaran televisi.
"Tidak peduli dengan apa yang disampaikan media bukan solusi. Kita butuh media. Hanya yang kita lakukan adalah mengawasi model penyiaran yang dilaksanakan. mempelajari metode penyiarannya," Pungkas wanita cantik ini.
(cr15/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/diskusi-dengan-tema-media-milik-siapa.jpg)