Unjuk Rasa Dibatasi di Depan IRTI & Simpang Kuda, 33.000 Polisi/TNI Diterjunkan, Penjelasan Kapolri!

Tito akan memberikan fasilitas tempat lainnya untuk menggelar aksi unjuk rasa yakni di depan IRTI dan kawasan patung kuda.

Unjuk Rasa Dibatasi di Depan IRTI & Simpang Kuda, 33.000 Polisi/TNI Diterjunkan, Penjelasan Kapolri!
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjanjanto, Gubernur DKI Anies Baswedan dalam apel di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019). 

Apel pengamanan dalam rangka konsolidasi Operasi Ketupat 2019 dan pengamanan sidang PHPU tersebut digelar di silang monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

"Tentu Polri dan TNI selalu menyiapkan worst skenario sehingga pasukan yang ada dari Polri lebih kurang 17.000 termasuk (pasukan) yang dari daerah-daerah tidak dipulangkan," kata Tito.

Sementara itu, TNI menerjunkan 16.000 personel untuk mengamankan sidang PHPU tersebut dan mengawasi pergerakan massa yang kemungkinan mengawal proses sidang tersebut.

"Bapak Panglima TNI juga menyiapkan pasukan lebih kurang 16.000.

Ini juga disiapkan sesuai kebutuhan dan sesuai dengan istilahnya kirtap yakni perkiraan cepat intelejen," ujar Tito.

"Kirtap intelejen kita lakukan setiap hari. Jadi, komunikasi intelejen tiap hari untuk melihat apakah ada gerakan massa," sambungnya.

Kapolri mengapresiasi imbauan yang disampaikan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait proses persidangan perkara sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi ( MK).

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak Prabowo Subianto yang telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat terutama pendukung beliau untuk mempercayakan proses hukum yang sudah ditempuh ke MK," kata Tito.

Tito berharap para pendukung paslon nomor urut 02 tidak menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung MK untuk mengawal proses persidangan perkara sengketa pemilu itu.

"Kami berterima kasih dan mengarahkan masyarakat tidak perlu datang berbondong-bondong (ke MK) dan mempercayakan proses yang ada ke MK," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved