5 Pabrik Kecap Manis Tertua di Indonesia, Eksis Sebelum Indonesia Merdeka

Kecap manis menjadikan produk makanan Indonesia unik dan berbeda dengan negara lain

5 Pabrik Kecap Manis Tertua di Indonesia, Eksis Sebelum Indonesia Merdeka
KOMPAS/LASTI KURNIA
Suasana ruang masak kecap di pabrik Kecap benteng, Tangerang, Kamis (3/4) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kecap manis menjadikan produk makanan Indonesia unik dan berbeda dengan negara lain. Saking pentingnya kecap manis di Indonesia, hampir di semua dapur bahkan meja makan restoran terdapat kecap manis.

Setiap daerah di Jawa bahkan sampai memiliki pabrik kecap lokal sendiri. Para penggemar kecap manis juga tak kalah fanatik, mengaku kecap daerahnya sebagai terbaik dan loyal akan satu merek.

Hal inilah yang membuat pabrik-pabrik kecap manis tua terus eksis hingga saat ini. Berikut adalah lima pabrik kecap tertua di Indonesia yang ada bahkan sebelum Indonesia merdeka:

1. Kecap Benteng, 1882

Kecap Benteng didirikan oleh Teng Hay Soey pada tahun 1882, kemudian diteruskan oleh Teng Giok Seng. Saat ini, menggunakan merk Cap Istana, Kecap Benteng merupakan kecap tertua yang masih beroperasi.

Sekarang pabrik ini dijalankan oleh anak cucu Teng Hay Soey. Kecap Benteng sudah menjadi primadona bagi koki restoran karena lebih legit dan terasa lebih kental. Kecap tersebut diproduksi di Tangerang dan hanya didistribusikan di kawasan Tangerang dan Jakarta.

2. Kecap Cap Orang Jual Sate, 1889

Kecap Cap Orang Jual Sate didirikan oleh Ong Tjien Boen pada 1889 di Probolinggo, Jawa Timur. Saat itu kecap ini masih memakai nama Bintang Bidadari. Namun pada 1920, pabrik kecap rumahan ini dipindahkan ke Jalan Siaman.

Lima tahun berselang, usaha kecap ini dilanjutkan oleh anak-anak Ong Tjien Boen dengan dua merk yakni Bintan Bidadari dan Cap Macan. Merek Kecap Cap Orang Jual Sate mulai 
diperkenalkan ketika perusahaan dikendalikan oleh Nyoo Tjing Hien.

Pada waktu itu status perusahaan berubah menjadi PT (Perseroan Terbatas) yaitu PT Pusaka Sumber Jaya. Tahun 1991, PT Aneka Food mengambil alih saham perusahaan PT Pusaka Sumber Jaya hingga sekarang.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved