Anak Luhut Binsar Pandjaitan Lulus Memuaskan di Seskoad Amerika Meski Bukan Lulusan Akmil
Paulus Panjaitan ternyata adalah anak dari Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia.
Lima lainnya adalah Jend (Purn) Surono Rekosodiemedjo (1958), Major Gen Mohammad K. Anwar (1969), Jenderal (Purn) Widodo (1963), Jenderal Raden Hartono (1976), dan mantan Presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (1991).
Lebih dari 8,200 perwira manca negara telah berpartisipasi pada pendidikan ini.
Baca: AKHIRNYA, Gerindra Tegur Anies Baswedan setelah Terbitkan IMB di Pulau Reklamasi tanpa Ada Perda
Baca: Sempat Video Call dengan Keluarga, Ayah-Anak Jadi Korban Tewas Laka Maut Tol Cipali
CGSC telah banyak meluluskan para pemimpin negara dan militer.
Saat ini ada tiga kepala negara di dunia yang lulusan US Army CGSC; Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kelas 1978); President Ruanda, Paul Kagame; dan, Raja Bahrein Hamad bin Isa Al Khalifa.
Dalam waktu satu tahun terakhir telah ada empat alumni CGSC yang dianugrahi jabatan tertinggi militer negaranya diantaranya: Panglima Tentara Argentina, India, United Emirat Arab, dan salah satu negara di Afrika.
Baca: KIVLAN ZEN Mengaku Diancam Iwan Pembunuh Bayaran yang Disewa Habisi 4 Tokoh Nasional dan Bos Survei
Baca: Mengejutkan Reaksi Rossi setelah Diseruduk Lorenzo, meski Lemburnya hingga Jam 9 Malam jadi Percuma
Baca: Oknum TNI Prada DP Ngaku Habisi Nyawa Vera karena Hamil Muda, Visum Tunjukkan Hasil Berbeda
Baca: Aura Kasih Tunjukkan Potret Putrinya yang Baru Lahir, Hidung Sang Bayi Curi Perhatian
Paulus Panjaitan Putra Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia
Salah seorang perwira yang baru lulus tersebut, yaitu Paulus Pandjaitan ternyata adalah anak dari Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia.
Paulus Panjaitan adalah anak ke tiga Luhut Binsar Panjaitan, yang pernah disebutnya sebagai perwira menengah yang sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat.
Saat itu Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan pembicaraannya dengan Prabowo kenapa lebih memilih Sandiaga Uno ketimbang AHY di acara Najwa Shihab Najwa Shihab
Luhut Panjaitan memulai cerita itu dengan mengungkapkan bahwa ia sudah meramalkan bahwa Prabowo Subianto tak akan memilih Sandiaga Uno ketimbang AHY sebagai wakilnya.
"Nggak, saya sudah ramalin dari awal.
Saya bilang sama presiden, saya susah membayangkan Prabowo partneran sama AHY," kata Luhut Panjaitan ketika ditanya Najwa Shihab apakah ia kaget melihat pilihan Prabowo Subianto.

Luhut pun kemudian mengatakan bahwa ia memiliki hubungan yang baik dengan Prabowo Subianto, bahkan Luhut menyebut berteman lama dengan Prabowo Subianto, dan sudah sering berkelahi dengan Prabowo Subianto.
Namun Luhut juga mengakui bahwa Prabowo Subianto adalah orang baik, dan karena berteman lama, Luhut dan Prabowo Subianto selalu berbicara bebas dan santai setiap bertemu.
Makanya di suatu pertemuan Luhut pernah menanyakan ke Prabowo Subianto soal siapa wakil yang akan dipilih Prabowo Subianto.