Dosen USU Ubah Limbah Tulang Ikan Jadi Penambah Stamina

Ia menjelaskan produk yang dihasilkan berupa kalsium organik yang sangat bermanfaat untuk kesehatan seperti penambah stamina, dan osteoporosis.

TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
MS Sihotang, Dosen FMIPA USU menciptakan produk kesehatan dari limbah tulang ikan guna meningkatkan pendapatan masyarakat, peduli lingkungan, serta pemerdayaan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Keberadaan sampah organik dapat memberi dampak positif sekaligus negatif.

Hal tersebut dikarenakan sampah organik memang kerap digunakan sebagai pupuk oleh masyarakat, sebagian masyarakat lainnya merubah sampah organik menjadi sesuatu yang berharga.

Disisi lain, sampah organik juga dapat memberi dampak negatif apabila tidak dikelola dengan baik, sebab dapat menyebarkan berbagai macam penyakit.

Demikian juga MS Sihotang, berawal dari keresahannya terhadap banyaknya limbah tulang ikan dilingkungannya bekerja, Ia dan beberapa rekannya yang tergabung dalam Pusat Pembangunan Sosioekonomi Universiti Malaysia Terengganu, ciptakan produk yang kaya akan manfaat dibidang kesehatan.

"Semasa di Malaysia saya mengajar di Universiti Malaysia Terengganu, disana banyak limbah tulang ikan, bisa sampai 50 ton, dan akhirnya kita berinisiatif membuat kalsium dan karbon, dari situ sampai kita buat ke water filter dan air," katanya saat berbincang dengan Tribun Medan, Senin (1/7/2019)

Ia menjelaskan produk yang dihasilkan berupa kalsium organik yang sangat bermanfaat untuk kesehatan seperti penambah stamina, osteoporosis, dan lainnya.

Baca: Polisi Tak Temukan Tanda Kerusakan dan Benda Berharga yang Hilang di Rumah ketua Muhammadiyah Palas

Baca: Rela Tak Dibayar Sepeser Pun, Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Bela Fairuz soal Bau Ikan Asin

Ia menyebut kalsium tersebut bernama Hidroksiapatit.

Lebih lanjut MS Sihotang menjelaskan bahwa Hidroksiapatit (HA) merupakan suatu bentuk mineral murni, yang menjadi komponen utama mineral bagi tulang dan gigi manusia.

Hidroksiapatit tersebut katanya merupakan kalsium fospat seramik yang terdiri dari kalsium dan fospat yang dapat berasal dari rangka binatang yang telah melalui proses hidrotemal.

"Sehingga Hidroksiapatit ini tidak bermasalah dengan kesegisesuaian biologi, bahkan ini mudah diserap, tidak beracun, dan bioaktif sehingga mampu membentuk ikatan langsung dengan tulang, sehingga ini dapat digunakan sebagai pengganti tulang, contohnya untuk mengisi dan membantu kembali tulang yang cacat," katanya.

MS Sihotang menceritakan bahwa studi tersebut dilakukan di pabrik kerupuk lekor dengan mengedepankan partisipasi.

Ia mengatakan setidaknya da 4 tujuan melaksanakan studi penelitian tersebut. Tujuan pertama studi tersebut adalah untuk memberi kesadaran kepada masyarakat tentang manfaat tulang ikan sebagai kalsium organik yang berkualitas tinggi.

Tujuan kedua untuk memberi pembelajaran kepada masyarakat tentang pengolahan limbah tulang ikan guna dijadikan sebagai hidroksiapatit.

Tujuan ketiga untuk mentransfer pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya pemakaian hidroksiapatit yang berasal dari limbah tulang ikan untuk dikonsumsi karena kandungan gizi yang tinggi, yaitu kalsium, fosfor, dan karbonat. Tujuan keempat untuk pengelolaan lingkungan agar terbebas dari polusi akibat limbah tulang ikan.

"Limbah tulang ikan yang dihasilkan akibat proses produksi kerupuk lekor ialah tujuh ton/minggu. Selain bau, efek dari limbah tulang ikan adalah mengotori lingkungan karena mengandung BOD (biochemical oxygen demand), COD (chemical oxygen demand), dan TSS (total suspended solids) sehingga kawasan pabrik seluas kurang lebih 400 m2 akan menjadi kurang sehat. Tindakan antisipasi pun dibutuhkan karena limbah tulang ikan tersebut sangat mengganggu. Selama ini, limbah tulang ikan belum dimanfaatkan dan
belum diolah karena masyarakat belum diberdayakan dan belum menguasai teknologi tepat guna dalam pengolahan limbah tulang ikan," katanya.

Baca: Situasi di SMPN 1 Medan pada Hari Pertama Penerimaan Peserta Didik Baru, TONTON VIDEO. .

Baca: Gara-gara Berprestasi di Sekolah, Siswi SMP Ini Diperkosa Empat Orang Sepupunya

Tulang ikan yang diproses jadi produk kesehatan
Tulang ikan yang diproses jadi produk kesehatan (Tribun Medan /Gita)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved