Breaking News

Ibu Berusia 62 Tahun Diperkosa Putranya saat Pesta Perayaan Bebas dari Penjara

"Saya tidak ingin diperkosa di rumah saya sendiri. Aku tidak bisa mengakuinya sebagai anakku lagi," katanya.

ICTV
Seorang pria memperkosa ibunya di Ukraina, setelah pesta perayaan pembebasannya dari penjara. 

Menurut korban, yang rumahnya di pinggiran desa, ia meminta bantuan tetapi tidak ada yang mendengar teriakannya.

Setelah serangan itu, dia melaporkan putranya ke polisi.

Baca: Hamili 2 Wanita Sekaligus hingga Melahirkan, Oknum Polisi Briptu FM Disidang Etik, Terancam Dipecat

Baca: Viral Wanita Bawa Anjing ke Masjid, SM Jadi Tahanan dan Anjing Ditemukan Mati di Samping Masjid

Ibu berusia 62 tahun (membelakangi kamera) diwawancarai reporter mengenai kasus pemerkosaan yang menimpanya.
Ibu berusia 62 tahun (membelakangi kamera) diwawancarai reporter mengenai kasus pemerkosaan yang menimpanya. (ictv)

“Saya takut, dan memutuskan untuk tidak diam.

Saya tidak ingin diperkosa di rumah saya sendiri. Aku tidak bisa mengakuinya sebagai anakku lagi."

Vitaliy, yang melarikan diri dari tempat kejadian dan berusaha bersembunyi di sebuah lapangan.

Tapi dia segera ditemukan dan ditangkap.

Baca: Tak Ada Penyesalan, Ayah Cabuli Putri Kandung (15 Thn) hingga Melahirkan, Ingin Dipanggil Bapak Aki

Baca: Namanya Masuk Bursa Capres 2024, Ridwan Kamil Unggah Foto Bareng Ganjar Pranowo. Ini Penjelasannya

Juru bicara kepolisian Yury Sulaev mengatakan, “Tersangka didakwa melakukan pemerkosaan dan ditahan.''

Dia menghadapi hukuman lima tahun penjara jika terbukti bersalah. Investigasi sedang berlangsung.”

Penduduk desa sangat ketakutan setelah mengetahui tentang kejadian itu.

Svitlana Grechka setempat berkata, "Kami tidak percaya bahwa kejadian liar semacam itu terjadi di desa kecil kami yang tenang."

Desa ini hanya berpenduduk 240 orang.

Ibu Berusia 62 Tahun Diperkosa Putranya saat Pesta Perayaan Bebas dari Penjara

(cr12/tribun-medan.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved