Siswi SMP Ini Sering Dimarahi Bapak-Ibunya di Rumah, Minta Dinikahi Mahasiswa yang Baru Kenal 1 Hari

Mahasiswa ini dinyatakan bersalah melakukan persetubuhan dengan anak gadis di bawah umur

Editor: AbdiTumanggor
Ilustrasi/NET
Ilustrasi siswi SMP 

Korban (siswi SMP) meminta terdakwa (mahasiswa) menikahinya. Alasannya, korban tidak tahan hidup di rumah karena sering dimarahi ibu, dan bapaknya galak.

////

TRIBUN-MEDAN.Com - Terdakwa I Kadek Agus Suarnata Putra alias Dek Kaduk (23) dinyatakan bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (2/7/2019).

Dek Kaduk dinyatakan bersalah melakukan persetubuhan dengan anak gadis di bawah umur, yang adalah pacarnya.

Mahasiswa di salah satu perguruan swasta di Denpasar ini, divonis tujuh tahun penjara.

Tertuang dalam berkas dakwaan jaksa, Dek Kaduk melakukan perkenalan dengan gadis di bawah umur pada 25 November 2018.

Terdakwa berkenalan dengan korban yang masih duduk di bangku SMP Kelas IX melalui media sosial Instagram.

Saat itu, korban juga memberikan nomor WA kepada terdakwa.

Saling kenal, terdakwa pun mengungkapkan perasaan sukanya kepada korban, dan diterima oleh korban.

Keduanya mulai pacaran, dan sering berkomunikasi melalui telpon.

Pada tanggal 26 November 2018, terdakwa jatuh dari motor.

Korban bersama temannya sempat menjengguk di rumah terdakwa di Jalan Raya Semer, Kerobokan, Badung, Pulau Bali.

Saat menjenguk, korban yang merasa menjadi pacar meminta terdakwa menikahinya.

Alasannya, korban tidak tahan hidup di rumah karena sering dimarahi ibu, dan bapaknya galak.

Permintaan korban itu dijawab terdakwa dengan janji akan menikahinya tiga tahun lagi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved