Kepercayaan Publik terhadap Institusi Polri Semakin Tinggi, Terus Berbenah Melalui Program Promoter
Kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat, di antaranya dari Hasil survei
TRIBUN-MEDAN.com- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan kepolisian beberapa tahun lalu memang sempat menjadi salah satu institusi yang belum mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
"Polri pada tahun 2016 termasuk dalam tiga institusi dengan kepercayaan publik rendah," kata dia.
Kondisi tersebut menjadi cambuk bagi Polri untuk berbenah, berkomitmen jadi institusi yang lebih baik serta mendapatkan tempat di hati masyarakat.
Berbagai perbaikan yang dilakukan Polri selama tiga tahun terakhir dilakukan melalui Program Promoter, upaya itu dititik beratkan pada tiga kebijakan utama, yakni peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.
"Peningkatan kinerja diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penegakan hukum, dan pemeliharaan stabilitas kamtibmas secara optimal," ujarnya mengutip Antaranews.
Ia mengatakan, perbaikan kultur direalisasikan dengan menekan budaya koruptif, menghilangkan arogansi kekuasaan, serta menekan kekerasan eksesif.
Sementara itu, manajemen media juga dilakukan pada media konvensional dan media sosial, sebagai sarana menyampaikan berbagai upaya Polri dalam pemeliharaan kamtibmas dan meminimalisir berita negatif, termasuk hoaks dan ujaran kebencian.
Tiga tahun implementasi Program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik.
Kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat, di antaranya dari Hasil survei Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Litbang Kompas, dan Alvara Research.
"Dan saat ini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga yang kredibel, Polri telah berada pada tiga besar lembaga yang dipercaya publik," ucap Kapolri.
Jangan berpuas diri
Setelah tiga tahun berbenah, Polri berhasil mewujudkan usahanya untuk menjadi lembaga yang kini mendapatkan kepercayaan publik yang tinggi, capaian yang telah diraihnya pada usia ke 73 tahun ini.
Namun semestinya capaian tersebut tidak membuat Polri berpuas diri, karena tingkat kepercayaan publik yang sudah diraih sekarang ini sifatnya dinamis dan terus berkembang.
Seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat puncak peringatan HUT ke-73 Bhayangkara 10 Juli 2019 lalu, presiden meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Saya akan menyampaikan instruksi sebagai pedoman melaksanakan tugas. Pertama, terus tingkatkan kualitas SDM Polri guna menghadapi tantangan tugas semakin kompleks," kata Presiden Jokowi di lapangan Monas Jakarta, Rabu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolri-tito-melantik-17-perwira-tinggi-polri.jpg)