TRIBUNWIKI
Menikmati Rawon dan Rujak Cingur di Warung Suroboyo Kota Medan
Di warung tersebut anda bisa menikmati kuliner khas Surabaya seperti Rawon dan Rujak Cingur.
Selanjutnya Soto Lamongan yang merupakan soto khas dari Jawa Timur atau Kota Surabaya. Soto Lamongan ini berbeda dengan soto di Kota Medan. Soto Lamongan kuahnya tidak menggunakan santan, melaikan kuah bening yang diambil dari sari pati tulang sapi.
Soto Lamongan biasanya kuahnya bening tetapi berwarna kuning karena kuahnya direbus dengan tulang sapi dan minyak dari tulang tersebut keluar. Soto Lamongan di Surabaya disajikan dengan mangkuk berisi nasi, kuah soto, Mi hun, dan daging sapi.
Namun di Kota Medan kuah sotonya dipisah dengan nasi, dijasikannya satu mangkuk kuah Soto Lamongan dan satu piring nasi putih. Maklum, ada perbedaan budaya sajian soto di Kota Medan dan Surabaya. Soto Lamongan ini dibandrol satu porsinya dengan harga Rp 25 ribuan.
Nah, bagi kamu yang ingin mencicipi masakan atau kuliner khas Surabaya. Langsung saja datang ke Warung Suroboyo, nantinya akan menemukan menu-menu kuliner khas Suroboyo, seperti Rawon, Siti Lamongan, Ruja Cingur, dan Gado-gado.
Akan tetapi, bila ingin mencicilinya di rumah dan malas untuk keluar rumah. Kamu dapat memesannya melalui aplikasi Gofood dan Grabfood, di aplikasi tersebut tertulis Warung Suroboyo Sei Batang Hari.
Untuk waktu operasionalnya Warung Suroboyo Sei Batang hari, setiap hari Senin sampai Sabtu buka pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 20.30 WIB. Kalau, di hari Minggu tutup pada pukul 18.30 WIB.
Narasumber:
- Marwan sebagai Pengunjung.
- Hadianti Arini sebagai anak Pemilik Warung Suroboyo Medan.
- Pemilik Warung Suroboyo Medan, ibu sum.
(cr22/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warung-suroboyo-di-jalan-sei-batang-hari.jpg)