inDriver Diluncurkan di Medan, Penumpang Bisa Menawar Ongkos
Kota Medan menjadi kota pertama inDriver diluncurkan. inDriver merupakan suatu aplikasi jaringan transportasi yang lahir di Rusia
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang |
"Untuk pengantarannya tidak ada jarak maksimal. Jadinya banyak permintaan yang lucu seperti ke Jakarta Selatan lah tapi enggak masalah karena driver juga bisa memilih mengambil order itu atau tidak," katanya.
Saat akan menjadi driver, mobil yang bisa digunakan adalah mobil di atas tahun 2010, layak pakai, dan pajak masih berlaku. inDriver juga bisa digunakan oleh taksi yang terdaftar pada aplikator transportasi online atau perusahaan taksi lain.
"Karena ini bukan akun driver transportasi online, ini akun driver di sebuah perusahaan teknologi. Sekali kita mendaftar bisa menjadi driver di mana saja. Tapi untuk menjadi driver harus punya SKCK, SIM harus aktif," katanya.
Karena keberadaan aplikasi ini hanya untuk memudahkan transportasi online ataupun konvensional menemukan penumpang, tidak ada pemotongan dari uang yang dihasilkan driver.
"Memang sih kalau di luar negeri ada pemotongan tapi sistem kami tidak mendepositkan. Untuk di Indonesia kami belum tahu bagaimana nanti sistemnya, karena kami juga masih mulai bekerja dan membayar pasarnya," katanya.
Ditanya soal faktor keamanan, Ryan menjelaskan pihaknya melakukan upaya preventif dengan mengharuskan driver mempunyai SKCK dan tidak punya cacatan kriminal. (cr18/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/indriver_peluncuran.jpg)