Viral Medsos

Sitanggang Parsamosir Bakar Uang Rupiah, Aksinya Viral di Media Sosial dan Dihujat Netizen

Pria ini melakukan aksi tidak terpuji, yaitu membakar beberapa lembar uang kertas dan menyiarkannya secara live di facebook.

Sitanggang Parsamosir Bakar Uang Rupiah, Aksinya Viral di Media Sosial dan Dihujat Netizen
Facebook
Sitanggang Parsamosir Bakar Uang Rupiah, Aksinya Viral di Media Sosial dan Dihujat Netizen. Sitanggang Parsamosir saat melakukan aksi bakar uang. 

Pasal 35 Pada UU no.7 Tahun 2011 Menjelaskan Bahwa Sanksi Terhadap Tindakan Merusak, Memotong, Menghancurkan dan Mengubah Rupiah Dengan Maksud Merendahkan Kehormatan Rupiah Sebagai Simbol Negara Yaitu PIDANA PALING LAMA 5 TAHUN DAN DENDA PALING BANYAK Rp 1 MILIYAR," tulis akun tersebut.

Berdasarkan informasi di akun facebook pria tersebut, ia menuliskan bahwa dia bekerja di Koperasi Serba Usaha "Sitanggang Tulas Jaya" yang berada di Unit Bandung, Kecamatan Mandalajati Cikadut.

Sampai saat ini, screenshot yang ada di akun Batak Viral itu mencapai komentar sebanyak 2800 kali dan 2500 kali dibagikan.

Banyak netizen yang melayangkan cercaan, ada juga yang meminta agar dia dipenjara atas tindakannya membakar uang rupiah itu.

Baca: Sapi untuk Kurban di Medan Ngamuk, Lari ke Bundaran Gatot Subroto hingga Ditangkap Warga di Sekip

Baca: Liverpool Kontrak Kiper Tua Andy Lonergan untuk Gantikan Alisson Becker

Pidana Merusak Uang

Bank Indonesia (BI) dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa tindakan yang merusak kualitas uang rupiah bisa terjerat pidana.

Merusak rupiah tidak hanya membakar, melipat rupiah dan menjadikanya sebagai mahar pun bisa terkena pidana.

Dari sisi hukum akan ada sanksi yang dikenakan oleh pelanggar, yaitu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Larangan Masyarakat Untuk Merusak Uang Kertas.

"Mereka yang kedapatan merusak uang rupiah dapat dikenakan ancaman pidana 5 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar," ujar kata Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan, dan Administrasi Kantor Perwakilan BI Surakarta Bakti Artanta di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/7/2019).

Sebagai alternatif untuk mahar dengan menggunakan uang kata dia, BI sudah menyiapkan uang sendiri.

Halaman
1234
Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved